Transformasi digital di lingkungan lembaga pendidikan Islam telah mendorong pondok pesantren untuk mengadopsi sistem pembayaran non-tunai demi mengoptimalkan efektivitas manajemen keuangan. Pondok Pesantren Putri Madrasatul Qur’an Tebuireng mengimplementasikan kartu E-Santri sebagai media transaksi utama dalam aktivitas ekonomi santriwati, khususnya pada unit koperasi pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan kartu E-Santri sekaligus mengevaluasi tata kelola koperasi pada tahun pertama operasional lembaga. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan studi kasus, di mana data dihimpun melalui teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kartu E-Santri mampu mengakselerasi efisiensi transaksi, mereduksi penggunaan uang fisik, memperkuat sistem keamanan, serta mewujudkan transparansi pengelolaan keuangan koperasi. Pada tahun pertama operasionalnya, tata kelola koperasi didapati masih berada dalam fase adaptasi, terutama pada aspek manajemen persediaan, standar pelayanan, administrasi, dan pencatatan transaksi digital. Hambatan yang ditemukan di lapangan meliputi keterbatasan kuantitas sumber daya manusia, proses penyesuaian teknologi, serta fluktuasi jaringan internet pada waktu-waktu tertentu. Kendati demikian, sistem ini terbukti memberikan dampak positif bagi ekspansi ekonomi pesantren serta menumbuhkan kecakapan literasi keuangan bagi para santriwati.