Winda Permata Sari Munte
Universitas Muslim Nusantara Al Washliyah

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Sabut Kelapa Menjadi Pupuk Organik Sebagai Upaya Peningkatan Kesuburan Tanah Di Desa Barung-Barung: Pengabdian Dalimawaty Kadir; Aisha Aryaning Gusti; Muhammad Nouval Khairi; Winda Permata Sari Munte; Clariza Zahra
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.7473

Abstract

Desa Barung-Barung di Kabupaten Batu Bara memiliki  sumber daya alam potensial berupa kelapa dan pisang yang berlimpah. Namun, masalah utama yang dihadapi adalah reproduksi tanah yang rendah sehingga hanya dapat ditanam dengan beberapa tanaman  seperti minyak kelapa sawit, kelapa dan pisang barangan. Kondisi ini mendorong Mahasiswa KKN ( Kuliah Kerja Nyata) Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah untuk memberikan solusi inovatif untuk penggunaan limbah  kelapa dalam pupuk organik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesuburan tanah sambil mengurangi limbah  kelapa  belum digunakan secara optimal. Metode yang digunakan adalah pendekatan  berbasis komunitas, termasuk tahap pengamatan kondisi tanah, mengumpulkan bahan baku, proses aplikasi dan perendaman, difermentasi dengan cairan EM4, serta sosialisasi  warga yang terkait dengan produksi dan keunggulan pupuk organik. Hasilnya telah menunjukkan bahwa pupuk organik sabut kelapa memiliki kemampuan untuk meningkatkan struktur tanah dan meningkatkan ketersediaan nutrisi. Selain itu, kegiatan ini juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah pertanian dalam produk yang bermanfaat. Oleh karena itu, program ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kesuburan tanah, tetapi juga memberikan nilai tambah di lingkungan dan  masyarakat pedesaan yang diberdayakan.