Desa Barung-Barung di Kabupaten Batu Bara memiliki sumber daya alam potensial berupa kelapa dan pisang yang berlimpah. Namun, masalah utama yang dihadapi adalah reproduksi tanah yang rendah sehingga hanya dapat ditanam dengan beberapa tanaman seperti minyak kelapa sawit, kelapa dan pisang barangan. Kondisi ini mendorong Mahasiswa KKN ( Kuliah Kerja Nyata) Universitas Muslim Nusantara Al-Washliyah untuk memberikan solusi inovatif untuk penggunaan limbah kelapa dalam pupuk organik. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kesuburan tanah sambil mengurangi limbah kelapa belum digunakan secara optimal. Metode yang digunakan adalah pendekatan berbasis komunitas, termasuk tahap pengamatan kondisi tanah, mengumpulkan bahan baku, proses aplikasi dan perendaman, difermentasi dengan cairan EM4, serta sosialisasi warga yang terkait dengan produksi dan keunggulan pupuk organik. Hasilnya telah menunjukkan bahwa pupuk organik sabut kelapa memiliki kemampuan untuk meningkatkan struktur tanah dan meningkatkan ketersediaan nutrisi. Selain itu, kegiatan ini juga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pengelolaan limbah pertanian dalam produk yang bermanfaat. Oleh karena itu, program ini tidak hanya berkontribusi pada peningkatan kesuburan tanah, tetapi juga memberikan nilai tambah di lingkungan dan masyarakat pedesaan yang diberdayakan.
Copyrights © 2026