Keberagaman gaya belajar siswa sekolah dasar—visual, auditori, dan kinestetik—sering kali belum terakomodasi secara maksimal dalam pembelajaran di kelas, sehingga penting untuk mengkaji bagaimana guru merencanakan dan melaksanakan pembelajaran yang responsif terhadap keberagaman tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Partisipan penelitian adalah guru kelas III SDN 15 Sungai Raya, Kalimantan Barat. Data dikumpulkan melalui wawancara dan dokumentasi modul ajar, kemudian dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan triangulasi untuk menjaga keabsahan data. Hasil: Guru telah mengakomodasi ketiga gaya belajar tersebut mulai dari tahap perencanaan hingga pelaksanaan. Pada tahap perencanaan, guru merumuskan tujuan pembelajaran serta memilih metode, media, dan aktivitas yang sesuai dengan karakteristik siswa. Pada tahap pelaksanaan, guru mengombinasikan ceramah, tanya jawab, diskusi, media visual, benda konkret, dan kegiatan praktik untuk memfasilitasi siswa visual, auditori, dan kinestetik. Keterbatasan media dan sarana pembelajaran masih menjadi kendala, yang diatasi guru melalui diskusi dengan rekan sejawat dan penggunaan media sederhana.Kombinasi metode, media, dan aktivitas yang dirancang secara sengaja pada tahap perencanaan maupun pelaksanaan dapat menciptakan pembelajaran yang lebih aktif, bermakna, dan responsif terhadap gaya belajar siswa.