Ruri Putri Mariska Mariska
Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Harapan Ibu Jambi

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Kadar Hidrokuinon dalam Krim Pemutih dari Klinik Kecantikan di Kota Jambi Menggunakan High Performance Liquid Chromatography (HPLC) Armini Hadriyati; Mukhlis Sanuddin; Ruri Putri Mariska Mariska; Riska Rahmayani; Sri Wahyuningsih; Susilawati Susilawati
Public Health Journal Vol. 3 No. 3 (2026): July-September, In Progress
Publisher : Teewan Journal Solutions

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/vkf0bx70

Abstract

Hidrokuinon merupakan senyawa aktif yang sering digunakan sebagai agen pencerah kulit karena kemampuannya menghambat pembentukan melanin. Namun, penggunaan hidrokuinon dalam kosmetik perlu diawasi karena dapat menimbulkan efek samping yang berbahaya bagi kesehatan kulit apabila digunakan secara tidak tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi keberadaan dan menentukan kadar hidrokuinon pada krim pemutih yang diperoleh dari beberapa klinik kecantikan di Kota Jambi. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan metode Spektrofotometri UV-Vis dan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT/HPLC). Tahap awal dilakukan dengan penentuan panjang gelombang maksimum pada 294 nm. Analisis kualitatif dilakukan untuk mengidentifikasi keberadaan hidrokuinon, sedangkan analisis kuantitatif menggunakan KCKT dilakukan untuk menentukan kadarnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian sampel tidak mengandung hidrokuinon, ditandai dengan tidak ditemukannya puncak kromatogram yang sesuai dengan standar. Namun, beberapa sampel teridentifikasi mengandung hidrokuinon dengan kadar bervariasi, yaitu berkisar antara 0,6293% hingga 5,9207%. Temuan ini menunjukkan masih adanya produk krim pemutih yang mengandung hidrokuinon pada kadar tertentu. Oleh karena itu, pengawasan terhadap penggunaan hidrokuinon dalam produk kosmetik perlu ditingkatkan guna menjamin keamanan masyarakat serta memastikan kesesuaian produk dengan ketentuan yang berlaku.