Hilyah Rif’atul Maula
PJJ Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, Universitas Ivet, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Peran Parenting Edukatif Berbasis Sustainable Environment dalam Mengembangkan Kepedulian Anak Usia Dini terhadap Mitigasi Bencana Banjir Soraya Rosna Samta; Rizal Ichsan Syah Putra; Hanifatun Nisak; Atika Zahra Furi; Budi Dyah Lestari; Agnita Ayu Nanda Safitri; Hilyah Rif’atul Maula
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 5 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i5.8651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pola asuh edukatif yang mengintegrasikan prinsip lingkungan berkelanjutan (sustainable environment) dalam menumbuhkan kesadaran mitigasi bencana banjir pada anak usia dini. Di tengah meningkatnya krisis iklim global, pendidikan mitigasi bencana seringkali hanya berfokus pada aspek teknis evakuasi, namun mengabaikan akar masalah ekologis. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan melibatkan 5 orang tua sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi aktivitas harian anak di rumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parenting edukatif berbasis lingkungan dilakukan melalui tiga tahapan utama: literasi penyebab banjir melalui storytelling, pembiasaan perilaku pro-lingkungan seperti menanam pohon, membersihkan selokan, dan pemilahan sampah. Interaksi dialogis antara orang tua dan anak terbukti mampu mengubah persepsi anak dari rasa takut terhadap sampah dan air menjadi sikap peduli untuk menjaga saluran drainase. Temuan ini menegaskan bahwa keluarga merupakan unit terkecil yang paling efektif dalam mentransformasikan nilai-nilai resiliensi bencana secara organik. Novelty penelitian ini terletak pada penggabungan konsep keberlanjutan lingkungan dengan mitigasi bencana dalam pola asuh harian yang menyentuh aspek afeksi anak. Simpulan penelitian menekankan bahwa integrasi nilai ekologi dalam parenting adalah kunci utama membangun resiliensi komunitas dari usia dini.