Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Implementasi PHBS Anak Kelompok A Dalam Pembelajaran Storytelling: Studi Kasus Kemampuan Bahasa Reseptif Dan Ekspresif Hanifatun Nisak; Soraya Rosna Samta; Sri Setiyo Rahayu
Indonesian Journal of Health Community Vol 7 No 1 (2026): Volume 7 Nomor 1 Tahun 2026
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/ijheco.v7i1.4477

Abstract

Early childhood health literacy is essential for shaping clean and healthy living habits, yet children often struggle to understand health messages due to limited receptive and expressive language skills. This study aimed to describe the implementation of the storytelling method in improving the receptive and expressive language abilities of group A children in relation to health literacy. The research used a descriptive qualitative case study approach involving 14 children at RA Manda. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with teachers, and documentation of children’s developmental portfolios. The findings show that contextual storytelling stimulated children’s ability to listen to storylines, understand PHBS instructions, answer guiding questions, retell the story, and express emotions and messages from the characters. The auditory and visual stimulation structured by the teacher helped children transform abstract health concepts into concrete understanding. The study concludes that health-literacy-based storytelling is an effective linguistic bridge for optimizing early childhood receptive and expressive language development.
Peningkatan Kemampuan Bahasa Reseptif Anak Melalui Kegiatan Bercerita Dengan Media Big Book Anak Usia 4-5 Tahun di TK Fatmawati Ngrancang Tatik Tatik; Hanifatun Nisak; Arlis Muryani
Sentra Cendekia Vol 6 No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v6i3.4255

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan bahasa reseptif anak. Latar belakang masalah penelitian ini adalah kemampuan bahasa reseptif anak usia 4-5 tahun di TK Fatmawati Ngrancang yang belum berkembang dengan optimal. Penelitian ini menggunakan Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis dan Mc Taggart yang dilaksanakan dalam dua siklus yang terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi dan dokumentasi. Analisis data melalui deskriptif kuantitatif, dengan subjek penelitian 12 anak usia 4-5 tahun yang terdiri dari 5 anak laki-laki dan 7 anak perempuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan pada kemampuan bahasa reseptif anak. Persentase capaian indikator meningkat dari prasiklus sebesar 16,67%, menjadi 50% pada siklus I, dan mencapai 83,33% pada siklus II. Peningkatan ini dipengaruhi oleh penggunaan media Big Book yang menarik secara visual dan verbal pada kegiatan bercerita. Dengan demikian, hipotesis tindakan menyatakan Kemampuan Bahasa Reseptif Anak Melalui Kegiatan Bercerita Dengan Media Big Book Anak Usia 4-5 Tahun Di TK Fatmawati Ngrancang dapat diterima.
Strategi Guru PAUD dalam Membangun Bahasa Ekspresif dan Empati Anak Melalui Cerita Islami Hanifatun Nisak; Mu'minatul Habibah; Ririn Linawati
Sentra Cendekia Vol 6 No 2 (2025): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v6i2.3938

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi guru PAUD dalam membangun bahasa ekspresif dan empati anak melalui cerita Islami di tiga lembaga pendidikan anak usia dini di daerah Mangkang. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah guru dan siswa dari TK Tunas Rimba (29 anak, 5 guru), TK Gunung Jati Baru (28 anak, 5 guru), dan RA MANDA (80 anak, 10 guru). Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menerapkan berbagai strategi seperti storytelling interaktif, role playing, diskusi reflektif, dan penggunaan media visual dalam penyampaian cerita Islami. Strategi-strategi ini terbukti efektif dalam meningkatkan kemampuan bahasa ekspresif anak melalui peningkatan kosakata, kemampuan bercerita, dan komunikasi verbal. Selain itu, empati anak berkembang melalui pemahaman karakter dalam cerita, kemampuan mengenali emosi, dan perilaku prososial. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa cerita Islami menjadi media yang efektif untuk mengembangkan bahasa ekspresif dan empati anak ketika disampaikan dengan strategi yang tepat dan terintegrasi dengan nilai-nilai moral agama.
Efektivitas Interactive Flat Panel dalam Pembelajaran Coding untuk Meningkatkan Kemampuan Literasi Numerasi dan Berpikir Kritis Sri Setiyo Rahayu; Hanifatun Nisak; Soraya Rosna Samta; Anggita Yayang Riyani
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 2 (2026): Desember In Progress
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i2.2529

Abstract

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi efektivitas media digital Interactive Flat Panel (IFP) dalam pembelajaran coding terhadap kemampuan literasi numerasi dan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun di TK Sekar Nagari. Pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan desain studi kasus tunggal digunakan. Partisipan terdiri atas 15 anak Kelompok B, dua guru kelas, satu kepala sekolah, dan lima orang tua dipilih melalui purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi selama 8 kali pertemuan pembelajaran coding berbantuan Interactive Flat Panel (IFP). Teknik analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil menunjukkan IFP mendorong keterlibatan aktif anak (rata-rata 47 menit on-task/sesi), menghadirkan konteks bermakna bagi perkembangan numerasi, dan siklus debugging coding terbukti menjadi scaffolding autentik bagi berpikir kritis (frekuensi pertanyaan kritis meningkat 292%). Efektivitas IFP bersifat ekologis dan dimediasi oleh kompetensi pedagogis digital guru. Hasil ini membuktikan bahwa media digital IFP dalam pembelajaran coding dapat meningkatkan kemampuan literasi numerasi dan berpikir kritis anak usia 5-6 tahun melalui mekanisme pembelajaran yang interaktif, kolaboratif, kontekstual, dan multimodal.
Optimalisasi Lingkungan Belajar untuk Mendukung Kurikulum Mendalam di PAUD Sri Setiyo Rahayu; Hanifatun Nisak; Atika Zahra Furi; Irna Anjarsari
Manggali Vol 6 No 2 (2026): Manggali
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/manggali.v6i2.4729

Abstract

Kegiatan pengabdian ini dilatarbelakangi oleh kebutuhan pendidik PAUD untuk memahami dan mengoptimalkan lingkungan belajar agar selaras dengan prinsip Kurikulum Mendalam. Lingkungan belajar tidak hanya dipahami sebagai ruang fisik, tetapi sebagai ekosistem yang mencakup dimensi fisik, sosial, emosional, dan kultural. Tujuan kegiatan adalah meningkatkan pemahaman pendidik mengenai konsep Kurikulum Mendalam, strategi penataan lingkungan belajar yang edukatif dan stimulatif, serta penerapannya melalui pengalaman belajar yang bermakna. Kegiatan dilaksanakan selama tiga bulan dengan sasaran pendidik PAUD Sekar Nagari, Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang yang berjumlah 14 orang. Metode kegiatan menggunakan observasi awal, seminar/pelatihan tatap muka, ceramah interaktif, diskusi, tanya jawab, tugas terstruktur, evaluasi, dan refleksi. Hasil kegiatan menunjukkan tersedianya penguatan pemahaman tentang lingkungan sosial-emosional, lingkungan fisik, konsep pembelajaran mendalam, serta strategi implementasi berbasis eksplorasi, konteks nyata, interaksi, dan refleksi. Kegiatan juga menghasilkan rekomendasi tindak lanjut berupa penataan lingkungan yang lebih intentional, pemanfaatan bahan terbuka, dokumentasi proses belajar, dan penguatan kemitraan sekolah-keluarga. Kegiatan ini menegaskan bahwa optimalisasi lingkungan belajar merupakan strategi penting untuk menghadirkan pembelajaran PAUD yang aman, inklusif, kontekstual, dan berpusat pada anak.
Implementasi Kokedama sebagai Media Kreatif dalam Mengembangkan Literasi Lingkungan Anak Usia Dini oleh Guru Paud di Kecamatan Gunungpati Hanifatun Nisak; Sri Setiyo Rahayu; Soraya Rosna Samta; Atika Zahra Furi; Laila Dzikru Mukarromah; Pratiwi Nida Rohmadi
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 6 No. 5 (2026): September 2026 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/altifani.v6i5.1275

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi lingkungan pada anak usia dini melalui penerapan kokedama sebagai media pembelajaran kreatif oleh guru-guru PAUD di Kecamatan Gunungpati, Kota Semarang. Program ini melibatkan 15 guru PAUD dan 142 anak dari 5 sekolah dengan menggunakan pendekatan Penelitian Tindakan Partisipatif (PAR) yang mencakup tahap pelatihan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata sebesar 32% dalam pemahaman guru mengenai literasi lingkungan, dengan 80% di antaranya merasa lebih percaya diri dalam merancang pembelajaran berbasis alam. Sebanyak 87% anak menunjukkan keterlibatan aktif dalam kegiatan kokedama, yang secara efektif merangsang keterampilan motorik halus, keterampilan sains dasar, dan kesadaran lingkungan. Program ini menghasilkan modul kokedama, rencana pelajaran tematik, dan model pembelajaran yang dapat direplikasi dan diadopsi oleh sekolah lain. Kegiatan ini menegaskan bahwa kokedama merupakan media kreatif yang inovatif, berbiaya rendah, dan efektif untuk mengembangkan literasi lingkungan anak usia dini, terutama dalam kondisi lahan yang terbatas.
Peran Parenting Edukatif Berbasis Sustainable Environment dalam Mengembangkan Kepedulian Anak Usia Dini terhadap Mitigasi Bencana Banjir Soraya Rosna Samta; Rizal Ichsan Syah Putra; Hanifatun Nisak; Atika Zahra Furi; Budi Dyah Lestari; Agnita Ayu Nanda Safitri; Hilyah Rif’atul Maula
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 10 No. 5 (2026): in Progress
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v10i5.8651

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pola asuh edukatif yang mengintegrasikan prinsip lingkungan berkelanjutan (sustainable environment) dalam menumbuhkan kesadaran mitigasi bencana banjir pada anak usia dini. Di tengah meningkatnya krisis iklim global, pendidikan mitigasi bencana seringkali hanya berfokus pada aspek teknis evakuasi, namun mengabaikan akar masalah ekologis. Penelitian kualitatif ini menggunakan pendekatan studi kasus dengan melibatkan 5 orang tua sebagai informan. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi partisipatif, dan dokumentasi aktivitas harian anak di rumah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa parenting edukatif berbasis lingkungan dilakukan melalui tiga tahapan utama: literasi penyebab banjir melalui storytelling, pembiasaan perilaku pro-lingkungan seperti menanam pohon, membersihkan selokan, dan pemilahan sampah. Interaksi dialogis antara orang tua dan anak terbukti mampu mengubah persepsi anak dari rasa takut terhadap sampah dan air menjadi sikap peduli untuk menjaga saluran drainase. Temuan ini menegaskan bahwa keluarga merupakan unit terkecil yang paling efektif dalam mentransformasikan nilai-nilai resiliensi bencana secara organik. Novelty penelitian ini terletak pada penggabungan konsep keberlanjutan lingkungan dengan mitigasi bencana dalam pola asuh harian yang menyentuh aspek afeksi anak. Simpulan penelitian menekankan bahwa integrasi nilai ekologi dalam parenting adalah kunci utama membangun resiliensi komunitas dari usia dini.
Eksplorasi Lingkungan Kaya Bahasa dalam Mendukung Perkembangan Bahasa Anak Usia Dini: Studi Kualitatif di TK PR Hanifatun Nisak; Sri Setiyo Rahayu
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 2 (2025): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i2.2534

Abstract

Perkembangan bahasa anak usia dini sangat dipengaruhi oleh kualitas lingkungan tempat anak belajar dan berinteraksi setiap hari. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi lingkungan kaya bahasa dalam mendukung perkembangan bahasa anak usia dini di TK Pr. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Analisis data meliputi kondensasi data, penyajian data, serta penarikan dan verifikasi kesimpulan. Keabsahan data dilakukan melalui triangulasi sumber, triangulasi teknik, member checking, dan perpanjangan keikutsertaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa lingkungan kaya bahasa terbentuk melalui empat unsur, yaitu lingkungan fisik yang kaya bahan cetak, interaksi verbal guru yang responsif, rutinitas harian bermuatan bahasa, dan interaksi sebaya melalui kegiatan bermain. Keempat unsur tersebut memberikan kesempatan kepada anak usia 5–6 tahun untuk menggunakan kosakata, menyusun kalimat, meningkatkan keberanian berbicara, memahami bahasa, dan menunjukkan ketertarikan terhadap tulisan. Pelaksanaan lingkungan kaya bahasa didukung oleh komitmen guru, dukungan kepala sekolah, dan keterlibatan orang tua. Namun, masih terdapat kendala berupa keterbatasan koleksi buku, rasio guru dan anak, serta penggunaan gawai tanpa pendampingan yang memadai di rumah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa lingkungan kaya bahasa tidak hanya bergantung pada ketersediaan bahan cetak, tetapi juga pada interaksi guru, rutinitas pembelajaran, interaksi sebaya, dan dukungan keluarga. Temuan ini memberikan gambaran mengenai peran lingkungan kaya bahasa dalam mendukung pengalaman berbahasa anak usia dini sesuai dengan konteks pembelajaran di TK Pr.