Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

The Evaluation of Inclusive Education Curriculum Program in PAUD Talenta Semarang Lestari, Budi Dyah; Sutarto, Joko; Raharjo, Tri Joko
Journal of Primary Education Vol 8 No 3 (2019): March 2019
Publisher : Universitas Negeri Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (429.09 KB)

Abstract

The purpose of this study was to analyze and to describe the inclusion curriculum held in (Early Childhood Education) PAUD Talenta Semarang, which included planning, organizing, implementing and evaluating. Inclusive education is an innovative and strategic educational approach to broadening access to education for all children with special needs. Inclusive education in PAUD Talenta Semarang is a PAUD service that provides opportunities for students who have abnormalities and have the potential for intelligence and/or special talents to attend education or learning in an educational environment together with students in general. Information about the implementation of inclusive PAUD was revealed through focused interview methods, observation, and documentation as data collection techniques. There were three procedures for qualitative data analysis in this study, namely data reduction, data presentation, and drawing a conclusion. The evaluation model used in this study was the CIPP model. The results of the study were: (1) The evaluation of Context, equitable access to education in PAUD Talenta was the fulfillment of the needs of parents and ABK; all ABK were able to be served, and the community has given full trust to the school in serving ABK. (2) The evaluation of Inputs, including elements of an assessment of school potential, program planning, budget, and human resources. (3) The evaluation of Process, school supervision which includes monitoring, supervising, evaluation, reporting, following-up to the results of supervision, was carried out by principals (who also plays a role as a psychologist and supervising supervisor) and educators. (4) The evaluation of Product of the implementation of inclusive education programs in PAUD Talenta Semarang seeks to assess the impact of the program implementation on student development.
KURIKULUM PENDIDIKAN INKLUSI DI MASA PANDEMI DITINJAU DARI EVALUASI PROGRAM PEMBELAJARAN Budi Dyah Lestari; Soraya Rosna Samta; Hanifatun Nisak; Sri Setiyo Rahayu
Sentra Cendekia Vol 3 No 1 (2022)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v3i1.2012

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis dan mendeskripsikan kurikulum inklusi yang diselenggarakan di PAUD Talenta Semarang, yang meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan dan evaluasi.). Pendidikan inklusi yang ada di PAUD Talenta Semarang adalah layanan PAUD yang memberikan kesempatan pada peserta didik yang memiliki kelainan dan memiliki potensi kecerdasan dan/atau bakat istimewa untuk mengikuti pendidikan atau pembelajaran dalam lingkungan pendidikan secara bersama-sama dengan peserta didik pada umumnya. Informasi mengenai implementasi PAUD inklusi diungkap melalui metode wawancara terfokus, observasi dan dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data. Ada tiga prosedur analisis data kualitatif dalam penelitian ini yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Model evaluasi yang digunakan adalah model CIPP. Hasil penelitian: (1) Evaluasi Context, pemerataan akses pendidikan di PAUD Talenta adalah pemenuhan kebutuhan orang tua dan ABK; semua ABK mampu terlayani; serta masyarakat memberikan kepercayaan penuh kepada sekolah dalam melayani ABK. (2) Evaluasi Input, meliputi unsur penilaian terhadap potensi sekolah, perencanaan program, anggaran, dan sumber daya manusia. (3) Evaluasi Prosees, pengawasan sekolah yang meliputi pemantauan, supervisi, evaluasi, pelaporan, tindak lanjut hasil pengawasan, dilakukan oleh kepala sekolah (yang berperan juga sebagai psikolog dan penanggungjawab supervisi) dan pendidik. (4) Evaluasi Product terhadap penyelenggaraan program pendidikan inklusi di PAUD Talenta Semarang berupaya untuk melakukan penilaian terhadap dampak penyelenggaraan program terhadap perkembangan peserta didik.
Problem With Parents In Online Learning Assistance For Children Aged 4-5 Years During The COVID-19 Pandemic Budi Dyah Lestari; Hanifatun Nisak; Sri Setiyo Rahayu; Elizabet Petra Fridolina
Sentra Cendekia Vol 2 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v2i2.1767

Abstract

Permasalahan dunia pendidikan adalah proses pembelajaran yang belum seragam, baik standar maupun kualitas hasil belajar yang diinginkan. Hal ini tentu dirasakan berat oleh pendidik dan peserta didik. Khusus bagi pendidik dituntut untuk kreatif dalam menyampaikan materi melalui media pembelajaran online. Hal ini perlu disesuaikan pula dengan tingkat pendidikan dalam kebutuhannya. Hasil survei di 98 negara mengidentifikasi prioritas sebagai berikut: memastikan pembelajaran bagi anak-anak, memberikan dukungan kepada anak-anak yang tidak mendapatkan fasilitas, memberikan dukungan kepada guru dalam bentuk kedokteran dan kesehatan mental, merevisi prosedur kelulusan, memastikan integritas penilaian, menentukan kurikulum yang sesuai, dan memberikan bantuan sosial. dan makanan untuk anak-anak. Penelitian ini menjadi solusi yang sangat penting dilakukan dalam memahami bagaimana memahami kebutuhan orang tua dalam mendampingi anaknya belajar di rumah menggantikan peran guru di masa pandemi Covid-19 dengan metode pembelajaran online dan variasi pembelajaran lainnya, salah satunya solusinya adalah melalui kunjungan rumah.
Manfaat Media Pembelajaran Balok Kayu untuk Meningkatkan Kreatifitas Anak di KB Ulul Albab II Hanifatun Nisak; Fika Dwi Nurcahyani; Sri Setiyo Rahayu; Soraya Rosna Samta; Budi Dyah Lestari
Sentra Cendekia Vol 3 No 2 (2022): Juni
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v3i2.2150

Abstract

Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan metode bermain balok dalam meningkatkan kreativitas anak di KB Ulul Albab II. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif untuk mendapatkan data dan analisa melalui kajian-kajian reflektif, partisipatif, dan kolaboratif. Pengembangan program didasarkan informasi siswa dan guru. Penelitian ini menggunakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan di KB Ulul Albab II melalui 2 siklus. Siklus pertama sebagian anak belum terbiasa dalam kegiatan pembelajaran bermain balok. Pada siklus pertama ketentuan belajar anak memperoleh 40% (tidak tuntas) dari jumlah 20 anak dan pada siklus ke dua meningkat menjadi 80% (tuntas). Begitu pada pengamatan aktivitas anak mengalami peningkatan 67% meningkatkan menjadi 91%. Peningkatan ini sangat signifikan dan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran dengan menggunakan metode bermain balok dapat meningkatkan kreativitas anak kelompok B KB Ulul Albab II.
Memahami Persepsi Dan Praktik Guru Non-Native Speaker dalam Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Anak Usia Dini di Semarang Dian Pramita; Budi Dyah Lestari; Dewi Nugrahastuti Wirahno; Atika Zahra Furi
Teaching and Learning Research Journal Vol. 2 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Permata Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66770/tlrj.v2i1.87

Abstract

Pembelajaran bahasa Inggris pada anak usia dini semakin mendapat perhatian seiring dengan rencana penerapan bahasa Inggris sebagai mata pelajaran wajib di sekolah dasar mulai tahun ajaran 2027/2028. Di Indonesia, khususnya di Kota Semarang, pembelajaran bahasa Inggris di lembaga PAUD umumnya dilaksanakan oleh guru non-native speaker. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi secara mendalam persepsi dan praktik guru non-native speaker dalam pembelajaran bahasa Inggris untuk anak usia dini di Kota Semarang, termasuk tantangan yang dihadapi serta strategi yang dikembangkan untuk mengatasinya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi kelas, dan analisis dokumen pembelajaran terhadap 11 guru PAUD dari berbagai latar belakang pendidikan dan lembaga., Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar guru non-native speaker masih mengalami keraguan terhadap kemampuan linguistik mereka, terutama dalam aspek pelafalan dan kefasihan berbicara. Namun demikian, mereka memandang diri memiliki kelebihan dalam memahami kesulitan belajar anak dan mampu menerapkan strategi pembelajaran yang kontekstual. Praktik pembelajaran yang dilakukan meliputi penggunaan metode Total Physical Response (TPR), lagu, permainan, storytelling, serta pemanfaatan media visual dan teknologi sederhana. Guru juga menerapkan strategi alih kode (code-switching) untuk membantu pemahaman anak. Tantangan yang dihadapi mencakup keterbatasan kompetensi bahasa, kendala pedagogis, serta dukungan institusional yang belum optimal. Untuk mengatasi hal tersebut, guru melakukan pengembangan diri secara mandiri dan kolaboratif. Penelitian ini menyimpulkan bahwa guru non-native speaker memiliki peran strategis dalam pembelajaran bahasa Inggris anak usia dini, namun memerlukan dukungan pengembangan profesional yang berkelanjutan dan kontekstual.
Efektivitas Media Audio Visual Berbasis Kearifan Lokal Warak Ngendog Terhadap Penanaman Karakter Anak Usia Dini Dewi Nugrahastuti Wirahno; Dian Pramita; Budi Dyah Lestari; Soraya Rosna Samta; Sunny Annisa Masfuri; Kharisma Kinanti Pertiwi
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 5 No. 2 (2026): Juli
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v5i2.1894

Abstract

Pendidikan karakter pada anak usia dini menghadapi tantangan akibat derasnya arus globalisasi dan minimnya media pembelajaran yang mengangkat kearifan lokal. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan efektivitas media audio visual “Warak Ngendog”, sebuah animasi digital berbasis legenda akulturasi budaya Jawa, Tionghoa, dan Arab di Semarang, dalam menanamkan karakter pada anak usia dini di RA Manda. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode Quasi-Experimental, model Nonequivalent Control Group Design, melibatkan 40 anak kelompok B (20 anak kelompok eksperimen dan 20 anak kelompok kontrol) yang dipilih melalui purposive sampling. Media audio-visual berbasis video pembelajaran durasi 4 kali (Revisi) pertemuan. Data dikumpulkan menggunakan angket, lembar observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis dengan uji Independent Sample t-test dan Paired Sample t-test menggunakan SPSS 25. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata skor karakter pada kelompok eksperimen sebesar 20,6 poin (dari 64,0 menjadi 84,6), jauh lebih tinggi dibandingkan kelompok kontrol yang hanya meningkat 5,57 poin (dari 64,03 menjadi 69,6), dengan nilai signifikansi 0,001 (<0,05). Peningkatan terjadi pada ketiga aspek karakter, yaitu moral knowing, moral feeling, dan moral action. Dapat disimpulkan bahwa media audio visual “Warak Ngendog” efektif sebagai strategi inovatif untuk menanamkan karakter sekaligus melestarikan kearifan lokal pada anak usia dini.
Sosialisasi dan Edukasi Menjadi Perempuan Mandiri, Bermartabat, dan Anti Bullying Dyah Kusbiantari; Budi Dyah Lestari; Dewi Nugrahastuti Wirahno; Dian Pramita
RESPINARIA : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 1 (2026): June 2026
Publisher : PT Katersi Minar Permata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66785/respinaria.v3i1.201

Abstract

Perempuan yang mandiri dan bermartabat merupakan aset penting dalam pembangunan masyarakat yang inklusif dan berkeadilan. Namun, berbagai bentuk bullying, diskriminasi, dan stereotip gender masih menjadi kendala bagi perempuan untuk mengembangkan potensi diri secara optimal. Penelitian pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan perempuan melalui kegiatan edukatif yang menekankan kemandirian, martabat, dan anti bullying. Metode yang digunakan meliputi pelatihan keterampilan hidup, penyuluhan mengenai hak-hak perempuan, serta simulasi strategi menghadapi bullying di lingkungan sekolah dan komunitas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta mengenai hak-hak diri, kesadaran terhadap dampak bullying, serta kemampuan mengambil keputusan secara mandiri. Peserta juga melaporkan peningkatan rasa percaya diri dan keberanian untuk menolak segala bentuk perundungan. Temuan ini menegaskan urgensi pengabdian masyarakat yang berfokus pada pemberdayaan perempuan sebagai upaya pencegahan bullying dan peningkatan kualitas hidup perempuan. Implementasi kegiatan ini tidak hanya mendukung terciptanya perempuan yang mandiri dan bermartabat, tetapi juga membangun lingkungan sosial yang lebih aman, suportif, dan inklusif. Pengabdian ini diharapkan dapat menjadi model program pemberdayaan perempuan yang berkelanjutan di berbagai komunitas.
Ecobrick sebagai Media Pembelajaran Ramah Lingkungan: Studi Kasus Upaya Pilah Sampah pada Anak Usia Dini Sri Setiyo Rahayu; Hanifatun Nisak; Atika Zahra Furi; Budi Dyah Lestari; Machfudhoh Machfudhoh
Sentra Cendekia Vol 6 No 3 (2025): November
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/sencenivet.v6i3.4250

Abstract

Pendidikan lingkungan pada anak usia dini menjadi hal yang sangat penting dalam membentuk karakter peduli lingkungan sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas penggunaan ecobrick sebagai media pembelajaran dalam mengajarkan konsep pilah sampah pada anak usia dini. Ecobrick merupakan inovasi ramah lingkungan yang dapat digunakan sebagai media pembelajaran sekaligus solusi pengelolaan sampah plastik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus yang dilaksanakan di TK Pertiwi Semarang dengan subjek penelitian 20 anak usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam dengan guru dan orangtua, serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman dengan tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan ecobrick sebagai media pembelajaran sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman anak tentang konsep pilah sampah. Anak-anak menunjukkan antusiasme tinggi dalam kegiatan pembelajaran, mampu membedakan jenis sampah organik dan anorganik, serta memiliki kesadaran untuk membuang sampah pada tempatnya. Implementasi ecobrick juga berhasil mengembangkan keterampilan motorik halus anak melalui kegiatan memasukkan sampah plastik ke dalam botol. Selain itu, media ini efektif dalam menanamkan nilai-nilai karakter peduli lingkungan dan tanggung jawab. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan ecobrick sebagai media pembelajaran alternatif yang inovatif dalam pendidikan lingkungan anak usia dini karena terbukti mampu mengintegrasikan aspek kognitif, motorik, dan afektif dalam satu kegiatan pembelajaran yang menyenangkan dan bermakna.
Revitalisasi Karakter AUD melalui Digital ICE dan Budaya Lokal di KB-TK Inklusi Budi Dyah Lestari; Dewi Nugrahastuti Wirahno; Andry Irdyansah
Jurnal Masyarakat Madani Indonesia Vol. 5 No. 2 (2026): Mei
Publisher : Alesha Media Digital

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59025/7c4qhc81

Abstract

Program pengabdian ini bertujuan untuk merevitalisasi pendidikan karakter anak usia dini melalui inovasi media digital ICE (Interactive Character Education) berbasis nilai-nilai budaya lokal di sekolah inklusi KB-TK Talenta Semarang. Sekolah ini memiliki komitmen kuat terhadap pendidikan inklusif dan pembentukan karakter, namun masih menghadapi tantangan dalam pengembangan media pembelajaran yang interaktif, visual, dan ramah bagi anak-anak berkebutuhan khusus. Pendekatan pembelajaran karakter yang digunakan masih bersifat konvensional, serta belum mengoptimalkan potensi budaya lokal sebagai sumber belajar yang kontekstual dan menyenangkan. Melalui kegiatan ini, tim pelaksana akan mengembangkan dan mengimplementasikan media ICE sebagai sarana pembelajaran karakter yang berbasis teknologi dan budaya lokal. Media ini dirancang dalam bentuk aplikasi digital yang interaktif dan mudah digunakan oleh anak-anak usia dini. Konten ICE mengintegrasikan cerita, tokoh, dan kebiasaan budaya Semarang dalam bentuk visual dan audio, serta dilengkapi fitur asesmen sederhana bagi guru. Kegiatan pengabdian dilaksanakan dalam 8 tahap kunjungan, mencakup sosialisasi, pelatihan guru, uji coba media, pendampingan, dan evaluasi. Selain itu, program ini juga meningkatkan kapasitas guru dalam pembelajaran karakter digital dan mendorong partisipasi aktif orang tua. Kegiatan ini mendukung pencapaian SDGs poin 4 (Quality Education), serta mendukung IKU 3,5 dan 7 perguruan tinggi dan RIRN dalam bidang sosial-humaniora. Inovasi ini diharapkan mampu menciptakan pembelajaran karakter yang adaptif, menyenangkan, dan relevan dengan kebutuhan anak-anak di sekolah inklusi, sekaligus memperkuat jati diri budaya sejak usia dini. Dalam kerangka Asta Cita pembangunan nasional, kegiatan ini sejalan dengan Cita ke-6 yaitu meningkatkan produktivitas rakyat dan daya saing di pasar internasional melalui pendidikan dan inovasi berbasis.
Program Revitalisasi Karakter Anak Usia Dini melalui Inovasi Digital ICE dan Pembelajaran Berbasis Kearifan Budaya di KB–TK Talenta Semarang Budi Dyah Lestari; Dewi Nugrahastuti Wirahno; Andry Irdyansyah
Journal of Community Development Vol. 6 No. 2 (2025): Desember
Publisher : Indonesian Journal Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47134/comdev.v6i2.1822

Abstract

Program Revitalisasi Karakter Anak Usia Dini melalui Inovasi Digital ICE dan Pembelajaran Berbasis Kearifan Budaya di KB–TK Talenta Semarang bertujuan untuk mengintegrasikan nilai-nilai budaya lokal dalam proses pembelajaran karakter anak usia dini. Dengan memanfaatkan teknologi digital, program ini mengedepankan pendekatan Inovasi Cerdas dan Edukatif (ICE) yang menggabungkan metode pembelajaran berbasis media digital dan kearifan budaya lokal, seperti cerita rakyat, adat istiadat, dan tradisi setempat. Pendekatan ini diharapkan dapat mengembangkan karakter anak yang lebih kuat, berintegritas, dan menghargai nilai-nilai budaya yang ada di masyarakat. Melalui penerapan pembelajaran berbasis digital, anak-anak di KB–TK Talenta Semarang diberikan kesempatan untuk berinteraksi dengan materi ajar yang interaktif dan menarik, yang dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap pentingnya karakter dan budaya lokal dalam kehidupan sehari-hari. Dengan demikian, program ini tidak hanya berfokus pada pengembangan kognitif anak, tetapi juga pada pembentukan karakter yang berbasis pada nilai-nilai yang luhur dan relevan dengan kehidupan sosial budaya mereka. Evaluasi dari program ini menunjukkan dampak positif dalam peningkatan karakter anak dan pemahaman budaya local.