Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : siber journal of advanced multidisciplinary

Analisis Komparasi Efisiensi Traktor Roda Dua dan Traktor Roda Empat di Desa Ringin Sari Kec. Belitang III Kab. Oku Timur Dian Septiani; Zainul Adhar; Anggi Fatmayanti; Iman Sulaiman
Siber Journal of Advanced Multidisciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): (SJAM) Siber Journal of Advanced Multidisciplinary (July - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/sjam.v4i2.1108

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efisiensi penggunaan traktor roda dua dan traktor roda empat dalam pengolahan lahan sawah serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi efisiensi pengolahan lahan sawah di Desa Ringin Sari, Kecamatan Belitang III, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Penelitian menggunakan metode survei dengan pendekatan kuantitatif terhadap 20 responden yang terdiri atas 10 pengguna traktor roda empat dan 10 pengguna traktor roda dua. Data primer diperoleh melalui observasi lapangan, wawancara terstruktur, dan penyebaran kuesioner kepada responden, sedangkan data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS), berbagai literatur yang relevan, serta dokumen pendukung lainnya. Analisis data dilakukan menggunakan analisis perbandingan efisiensi untuk mengetahui perbedaan kinerja kedua jenis traktor dan analisis regresi linier berganda untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhi efisiensi pengolahan lahan sawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat perbedaan efisiensi penggunaan traktor roda dua dan traktor roda empat yang ditinjau dari waktu kerja, kapasitas kerja, biaya operasional, biaya tenaga kerja, total biaya produksi, penerimaan, dan pendapatan petani. Traktor roda empat umumnya memiliki kapasitas kerja yang lebih tinggi dan waktu pengolahan yang lebih singkat, sedangkan traktor roda dua tetap efektif digunakan pada kondisi lahan tertentu, terutama pada lahan yang relatif sempit atau memiliki akses terbatas. Hasil analisis regresi linier berganda juga menunjukkan bahwa luas lahan, waktu kerja, biaya operasional, biaya tenaga kerja, dan jenis traktor berpengaruh terhadap efisiensi pengolahan lahan sawah. Dengan demikian, pemilihan jenis traktor yang sesuai dengan karakteristik lahan dan kondisi usahatani diharapkan mampu meningkatkan efisiensi pengolahan lahan, menekan biaya produksi, meningkatkan pendapatan petani, serta mendukung pengembangan mekanisasi pertanian yang lebih efektif dan berkelanjutan di Desa Ringin Sari, Kecamatan Belitang III, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur.
Analisis Komparasi Produktivitas Combine Harvester dan Power Thresher pada Usahatani Padi di Desa Ringin Sari Kecamatan Belitang III Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur Eka Nursanti; Zainul Adhar; Didi Juhandi; Hariyono Hariyono
Siber Journal of Advanced Multidisciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): (SJAM) Siber Journal of Advanced Multidisciplinary (July - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/sjam.v4i2.1117

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh semakin berkembangnya penggunaan mekanisasi pertanian dalam kegiatan pemanenan padi, khususnya melalui penggunaan Combine Harvester dan Power Thresher. Kedua teknologi tersebut memiliki sistem kerja dan kebutuhan tenaga kerja yang berbeda sehingga dapat menghasilkan tingkat produktivitas yang berbeda pula. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis produktivitas serta mengetahui perbedaan produktivitas Combine Harvester dan Power Thresher pada kegiatan panen padi di Desa Ringin Sari, Kecamatan Belitang III, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei dan teknik sampling jenuh atau sensus. Responden penelitian berjumlah 14 orang, terdiri atas 7 pengguna Combine Harvester dan 7 pengguna Power Thresher. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis dilakukan dengan menghitung produktivitas alat dan produktivitas tenaga kerja, dilanjutkan dengan uji homogenitas varians dan Independent Samples t-Test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata produktivitas Combine Harvester sebesar 0,6086 ha/jam, sedangkan Power Thresher sebesar 0,2186 ha/jam. Produktivitas tenaga kerja Combine Harvester sebesar 2,4014 ton/orang/hari, sedangkan Power Thresher sebesar 0,2096 ton/orang/hari. Hasil uji statistik menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua teknologi tersebut dengan nilai signifikansi 0,000 < 0,05. Tingginya produktivitas Combine Harvester berkaitan dengan sistem kerja yang terintegrasi, kapasitas mesin, penggunaan tenaga kerja yang lebih efisien, pengalaman operator, serta kondisi lahan yang mendukung. Dengan demikian, Combine Harvester lebih unggul dalam produktivitas alat dan tenaga kerja dibandingkan Power Thresher pada lokasi penelitian.
Analisis Kelayakan Finansial Budidaya Jamur Tiram (Pleurots Ostreatus) Skala UMKM dengan Pendekatan Techno-Economic di Desa Mendayun Kecamatan Madang Suku I (Satu) Kabupaten OKU Timur Intan Nawang Sari; Muridin Muridin; Catarina Hariyani; Zainul Adhar
Siber Journal of Advanced Multidisciplinary Vol. 4 No. 2 (2026): (SJAM) Siber Journal of Advanced Multidisciplinary (July - September 2026)
Publisher : Siber Nusantara Research & Yayasan Sinergi Inovasi Bersama (SIBER)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/sjam.v4i2.1188

Abstract

Usaha budidaya jamur tiram putih skala rumah tangga (UMKM) milik Bapak Mahmud Rois di Desa Mendayun yang telah beroperasi selama kurang lebih tujuh tahun. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis besarnya pendapatan usaha serta mengevaluasi tingkat kelayakan finansial budidaya jamur tiram putih skala UMKM melalui pendekatan techno-economic. Metode penelitian yang digunakan studi kasus dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Data dikumpulkan melalui teknik observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner. Data dianalisis secara techno-economic yang mengintegrasikan aspek teknis produksi (kapasitas baglog, sarana kumbung, produktivitas) dengan aspek ekonomi finansial menggunakan indikator Total Cost (TC), Total Revenue (TR), Pendapatan, Revenue Cost Ratio (R/C Ratio), Benefit Cost Ratio (B/C Ratio), Break Even Point (BEP) Produksi, dan Margin Pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kapasitas produksi mencapai 3.000 baglog pada kumbung berukuran 6 × 10 meter dengan rak empat tingkat. Selama periode Januari hingga Maret (satu siklus produksi / 3 bulan), total biaya produksi yang dikeluarkan sebesar Rp10.776.666, sedangkan total penerimaan yang diperoleh dari hasil penjualan 590 kg jamur tiram dengan harga Rp20.000/kg mencapai Rp11.800.000, sehingga menghasilkan pendapatan bersih sebesar Rp1.023.334 per proses. Hasil analisis kelayakan finansial menunjukkan nilai R/C Ratio sebesar 1,09 (R/C > 1), B/C Ratio sebesar 0,10 (B/C > 0), margin pendapatan sebesar 8,67%, dan BEP produksi sebesar 538,83 kg. Karena volume produksi aktual (590 kg) telah melampaui titik impas BEP, maka usaha budidaya jamur tiram ini disimpulkan menguntungkan dan layak secara finansial untuk dijalankan serta dikembangkan.