Pemanfaatan pekarangan rumah sebagai sumber produksi pangan merupakan salah satu alternatif dalam mendukung ketahanan pangan rumah tangga secara berkelanjutan, khususnya ketika keterbatasan lahan menjadi salah satu kendala dalam kegiatan budidaya. Permasalahan tersebut menjadi dasar pelaksanaan kegiatan pengabdian masyarakat di Dusun Kungkuk, Desa Punten, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan budidaya ikan dan tanaman secara terpadu melalui teknologi Budikdamber serta mendorong pemanfaatan sumber daya lokal secara berkelanjutan. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 6–23 Agustus 2026 dengan melibatkan 30 peserta yang berasal dari masyarakat di enam RT Dusun Kungkuk. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan deskriptif-partisipatif melalui observasi, sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Evaluasi dilakukan melalui pretest, posttest, dan lembar observasi keterampilan untuk mengetahui perubahan pengetahuan dan kemampuan peserta sebelum dan sesudah kegiatan. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa rata-rata pengetahuan peserta meningkat dari 55,0% sebelum kegiatan menjadi 85,8% setelah kegiatan, dengan peningkatan sebesar 30,8 poin persentase. Dari aspek keterampilan, sebanyak 27 peserta (90,0%) mampu melakukan tahapan dasar pembuatan Budikdamber secara mandiri setelah memperoleh pendampingan. Kegiatan menghasilkan enam unit Budikdamber yang ditempatkan pada rumah masing-masing Kepala RT sebagai sarana praktik dan pengembangan lebih lanjut. Dengan demikian, Budikdamber dapat menjadi teknologi sederhana yang mendukung peningkatan pengetahuan dan keterampilan masyarakat, pemanfaatan pekarangan, serta kemandirian pangan keluarga.