Abstrak Penelitian ini bertujuan menganalisis tren global terkait pengembangan dan penerapan e-book trigonometri kontekstual berdasarkan publikasi internasional yang terindeks Scopus (2019–2024). Dengan menggunakan metode PRISMA, 82 artikel terpilih dianalisis melalui VOSviewer dan Excel untuk memetakan dinamika publikasi, kutipan, kolaborasi antarnegara, serta fokus penelitian yang diarahkan pada pola pertumbuhan publikasi dan kolaborasi serta arah perkembangan riset. Metode penelitian yang digunakan adalah bibliometrik dengan memanfaatkan perangkat lunak VOSviewer dan analisis data dari basis Scopus. Data yang diperoleh kemudian dikaji untuk mengidentifikasi produktivitas publikasi, jejaring sitasi, serta tema-tema utama yang berkembang. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan publikasi sejak 2020, dengan puncak pada 2022–2024 akibat adopsi teknologi selama pandemi COVID-19. China mendominasi jumlah publikasi (204 dokumen), sementara Amerika Serikat unggul dalam pengaruh kutipan. Topik utama mencakup peningkatan pemahaman konseptual, pembelajaran kontekstual, dan sistem pembelajaran dengan teknologi. Publikasi awal (2019–2020) menjadi rujukan paling berpengaruh dengan 4750 kutipan. Namun, studi mengidentifikasi kesenjangan, termasuk minimnya penelitian dampak jangka panjang, variasi konteks budaya, dan peran pendidik dalam pembelajaran berbasis simulasi. Abstract This study aims to analyze global trends related to the development and implementation of contextual trigonometry e-books based on international publications indexed by Scopus (2019–2024). Using the PRISMA method, 82 selected articles were analyzed using VOSviewer and Excel to map the dynamics of publications, citations, international collaborations, and research focus, focusing on publication and collaboration growth patterns and the direction of research development. The research method used was bibliometrics, utilizing VOSviewer software and data analysis from the Scopus database. The obtained data were then reviewed to identify publication productivity, citation networks, and key emerging themes. The results showed a significant increase in publications since 2020, with a peak in 2022–2024 due to technology adoption during the COVID-19 pandemic. China dominated the number of publications (204 documents), while the United States excelled in citation influence. Key topics included improving conceptual understanding, contextual learning, and technology-enabled learning systems. Early publications were the most influential references with 4,750 citations. However, the study identified gaps, including a lack of research on long-term impact, variations in cultural context, and the role of educators in simulation-based learning.