Pendidikan merupakan aspek fundamental dalam pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas. Keberhasilan pendidikan sangat ditentukan oleh berbagai komponen yang saling terkait, salah satunya adalah guru sebagai pelaksana utama proses pembelajaran. Guru memiliki peran strategis dalam membentuk kompetensi, karakter, dan keterampilan peserta didik. Kinerja guru yang optimal akan berdampak langsung pada kualitas peserta didik dan pencapaian tujuan pendidikan. Oleh karena itu, kinerja guru menjadi indikator penting dalam menilai kualitas pendidikan di suatu lembaga. Dalam proses pendidikan, guru mempunyai pengaruh besar dan mempunyai peran sangat penting untuk mencapai tujuan organisasi dalam sistem mutu pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh motivasi kerja, lingkungan kerja, dan pengalaman kerja secara parsial maupun simultan terhadap kinerja guru Sekolah Dasar (SD) SCB. Metode pengambilan sampel dengan menggunakan rumus Slovin. Guru SD SCB yang menjadi responden dalam penelitian ini berjumlah 96 orang. Pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner melalui google form. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan aplikasi SPSS ver 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru SD SCB, variabel lingkungan kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru SD SCB, variabel pengalaman kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja guru SD SCB. Variabel motivasi kerja, lingkungan kerja, pengalaman kerja secara bersama-sama berpengaruh signifkan secara simultan terhadap kinerja guru SD SCB.