This Author published in this journals
All Journal Matemar Jurnal
Aldi Ardiansyah
Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya (AMAN JAYA)

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Gagalnya Pembakaran Pada Main Burner Auxiliary Boiler yang Menyebabkan Terganggunya Proses Produksi Steam di MT. Nusa Merdeka Hidayat Kurahmadan; Indah Sulita; Nor Fauziah; Aldi Ardiansyah
Jurnal Matemar (Manajemen dan Teknologi Maritim) Vol. 7 No. 1 (2026): Matemar Juni 2026
Publisher : LPPM Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59225/dw5jpv71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor teknis utama yang menyebabkan kegagalan burner auxiliary steam boiler di MT. Nusa Merdeka;  dan menganalisis dampak yang ditimbulkan akibat kegagalan pembakaran terhadap proses produksi steam dan aktivitas operasional kapal; serta merumuskan rekomendasi perbaikan dan strategi perawatan yang tepat sasaran guna mencegah terulangnya kegagalan pembakaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif pasif, wawancara mendalam dengan 5 (lima) informan yang terdiri dari Chief Engineer, First Engineer, Second Engineer, dan Third Engineer, serta studi dokumentasi yang meliputi engine log book, maintenance record, dan manual book.  Hasil penelitian telah terjadi 12 kali kejadian kegagalan pembakaran pada main burner auxiliary boiler di MT. Nusa Merdeka. Faktor-faktor utama penyebabnya adalah: penyumbatan atomizer/nozzle yang merupakan faktor dominan (33,3% dari total kejadian) akibat penumpukan carbon residue, kualitas bahan bakar yang buruk, serta frekuensi pembersihan yang kurang memadai, gangguan pada flame detection system yang menyebabkan false alarm dan sistem kontrol menutup fuel valve, parameter operasional tidak standar yaitu tekanan bahan bakar dan temperatur bahan bakar yang menyebabkan viskositas bahan bakar meningkat, pengaturan jarak elektroda tidak sesuai yang mengakibatkan percikan api lemah  serta faktor pendukung berupa kualitas bahan bakar buruk, perawatan tidak optimal, dan pengetahuan awak kapal junior yang terbatas.