p-Index From 2021 - 2026
0.817
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Matemar Jurnal
Indah Sulita
Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya (AMAN JAYA)

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

ANALISIS PERATURAN PENCEGAHAN PENCEMARAN LINGKUNGAN LAUT DALAM HUBUNGANNYA DENGAN TINGKAT KESADARAN HUKUM MASYARAKAT PESISIR Abdul Rasyid As’ad Rasyid; Indah Sulita; Paiman .
JURNAL MATEMAR: MANAJEMEN DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Matemar (Maret)
Publisher : Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59225/matemar.v3i1.123

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis regulasi yang dirumuskan guna membangun kesadaran hukum masyarakat dalam menjaga lingkungan wilayah pesisir dan laut dan nilai-nilai lokal kesadaran hukum masyarakat pesisir terhadap peraturan pencegahan pencemaran lingkungan wilayah pesisir dan laut. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian hukum empiris. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ditemukan regulasi yang terkait dengan peraturan pencegahan pencemaran lingkungan laut terdiri dari peraturan internasional dan nasional. Peraturan internasional diantaranya adalah: United Nation Covention on the Law of the Sea 1982 (UNCLOS), Convention on the Prevention of Marine Pollution by Dumping of Wastes and Other Matter 1972 (London Dumping Conventio, dan International Convention for the Prevention of Pollution from Ships 1973 (Marine Pollution). Sedangkan peraturan nasinal diantaranya adalah: Undang-undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup, Undang-undang Nomor 32 Tahun 2014 Tentang Kelautan, Peraturan Pemerintah RI Nomor 21 Tahun 2010 Tentang Perlindungan Lingkungan Maritim dan Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor: KEP. 10/MEN/2002 tentang Pedoman Umum Perencanaan Pengelolaan Pesisir Terpadu. Tingkat kesadarn hukum masyarakat wilayah pesisir Kalibaru Cilincing Jakarta Utara dalam melaksanakan peraturan pencegahan pencemaran lingkungan laut masih tergolong rendah. Strategi yang dilakukan pemerintah daerah dalam rangka pencegahan pencemaran lingkungan wilayah pesisir dan laut Kalibari Cilincing Jakarta Utara masih pada level sosialisasi dan himbauan, belum menyentuh level penindakan. Kata Kunci: Peraturan Pencegahan Pencemaran Lingkungan Laut, Kesadaran Hukum, Masyarakat Pesisir.
ANALISIS TERJADINYA KENAIKAN SUHU RUANGAN AKOMODASI DI KAPAL MV. DESOTO TIDE Desferiansyah .; Indah Sulita; Askur Wahyudi
JURNAL MATEMAR: MANAJEMEN DAN TEKNOLOGI MARITIM Vol. 4 No. 1 (2023): Jurnal Matemar (Maret)
Publisher : Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59225/matemar.v4i1.135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis terjadinya kenaikan suhu ruangan akomodasi di kapal MV. Desoto Tide. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode penelitian kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada beberapa penyebab terjadinya kenaikan suhu ruangan akomodasi. Penyebab tersebut yaitu jumlah udara yang mengalir ke ruangan akomodasi kurang lancar yang disebabkan oleh saringan udara kotor dan ball bearing pada motor kipas terdengar bunyi tidak normal dan kurang berfungsi dengan baik. Selanjutnya Plan Maintenance System (PMS) tidak dijalankan secara maksimal.
Analisis Gagalnya Pembakaran Pada Main Burner Auxiliary Boiler yang Menyebabkan Terganggunya Proses Produksi Steam di MT. Nusa Merdeka Hidayat Kurahmadan; Indah Sulita; Nor Fauziah; Aldi Ardiansyah
Jurnal Matemar (Manajemen dan Teknologi Maritim) Vol. 7 No. 1 (2026): Matemar Juni 2026
Publisher : LPPM Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59225/dw5jpv71

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: mengidentifikasi dan menganalisis faktor-faktor teknis utama yang menyebabkan kegagalan burner auxiliary steam boiler di MT. Nusa Merdeka;  dan menganalisis dampak yang ditimbulkan akibat kegagalan pembakaran terhadap proses produksi steam dan aktivitas operasional kapal; serta merumuskan rekomendasi perbaikan dan strategi perawatan yang tepat sasaran guna mencegah terulangnya kegagalan pembakaran. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif pasif, wawancara mendalam dengan 5 (lima) informan yang terdiri dari Chief Engineer, First Engineer, Second Engineer, dan Third Engineer, serta studi dokumentasi yang meliputi engine log book, maintenance record, dan manual book.  Hasil penelitian telah terjadi 12 kali kejadian kegagalan pembakaran pada main burner auxiliary boiler di MT. Nusa Merdeka. Faktor-faktor utama penyebabnya adalah: penyumbatan atomizer/nozzle yang merupakan faktor dominan (33,3% dari total kejadian) akibat penumpukan carbon residue, kualitas bahan bakar yang buruk, serta frekuensi pembersihan yang kurang memadai, gangguan pada flame detection system yang menyebabkan false alarm dan sistem kontrol menutup fuel valve, parameter operasional tidak standar yaitu tekanan bahan bakar dan temperatur bahan bakar yang menyebabkan viskositas bahan bakar meningkat, pengaturan jarak elektroda tidak sesuai yang mengakibatkan percikan api lemah  serta faktor pendukung berupa kualitas bahan bakar buruk, perawatan tidak optimal, dan pengetahuan awak kapal junior yang terbatas.
Analisis Penyebab Menurunnya Produksi Air Tawar Dari Fresh Water Generator di Kapal MV. Dream Angel Nor Fauziah; Indah Sulita; Hidayat Kurahmadan; Muhammad Lucky Amansyah
Jurnal Matemar (Manajemen dan Teknologi Maritim) Vol. 6 No. 2 (2025): Matemar Desember 2025
Publisher : LPPM Akademi Maritim Nasional Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59225/6v1rzb80

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah karena banyak kapal yang kebutuhan air tawarnya masih bergantung pada pasokan dari darat, hal ini karena fresh water generator di atas kapal tidak dapat memproduksi air tawar secara maksimal dikarenakan perawatan dan pengoperasian yang tidak intens serta adanya gangguan dan kerusakan atau kurangnya efisiensi pada pesawat fresh water generator. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif kualitatif. Penelitian inibertujuan untuk dapat mengetahui penyebab, dampak, serta upaya terjadinya penurunan produksi air tawar pada fresh water generator. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research). Motode pengumpulan data dengan cara observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dengan cara pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian yang dilakukan, faktor-faktor yang dapat mempengaruhi penurunan produksi air tawar pada fresh water generator yaitu kotornya evaporator dan kondensor, kurangnya tingkat kevakuman dan kurangnya perawatan pada fresh water generator. Sedangkan upaya yang dilakukan adalah dengan perawatan dan pemantauan kondisi fresh water generator, hendaknya selalu dilakukan secara terus-menerus dan berkesinambungan atau terjadwal. Seperti melakukan perawatan pada pelat evaporator dan kondensor, pipa air laut atau pipa ejector dan melakukan perawatan lainnya pada komponen fresh water generator sesuai dengan buku petunjuk manual fresh water generator. Dengan demikian diharapkan kondisi dapat optimal dan dapat terjaga. Perawatan juga harus selalu disertai kedisiplinan dari kru kapal sehingga perawatan dapat berjalan baik dan benar.