Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penggunaan ChatGPT untuk Debugging Pemrograman Python pada Kelas Informatika XI-D SMA Negeri 1 Kota Malang Arif Ardiansyah, Muhammad; Hariyanti, Uun; Amalia, Faizatul
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 08 (2026): Agustus 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Proses debugging merupakan salah satu tantangan utama dalam pembelajaran pemrograman, terutama bagi siswa SMA yang baru memulai belajar coding. Kesulitan memahami pesan error dan keterbatasan strategi penyelesaian masalah sering kali menimbulkan frustrasi yang menghambat proses belajar. Kehadiran ChatGPT sebagai alat bantu berbasis kecerdasan buatan membuka peluang baru sekaligus menimbulkan kekhawatiran terkait dampaknya terhadap kemandirian belajar siswa. Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi pengalaman belajar siswa kelas XI-D SMA Negeri 1 Kota Malang dalam menggunakan ChatGPT untuk debugging pemrograman Python, mencakup persepsi dan pengalaman sebelum menggunakan, selama menggunakan, dan sesudah penggunaan ChatGPT. Pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus single-case embedded digunakan dalam penelitian ini. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur terhadap delapan narasumber yang dipilih secara purposive sampling dan dianalisis menggunakan analisis tematik dengan bantuan NVivo. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum menggunakan ChatGPT, persepsi awal siswa terhadap proses debugging memunculkan respons emosional beragam serta hambatan kognitif berupa kendala bahasa Inggris dalam memahami pesan error, yang diatasi dengan strategi debugging tradisional hierarkis. Selama penggunaan, siswa memosisikan ChatGPT sebagai mitra diskusi dengan tingkat literasi prompt yang bervariasi, serta bersikap kritis terhadap output AI melalui verifikasi baris per baris. Dari sisi evaluasi sesudah penggunaan, siswa menyadari dampak dualistis berupa peningkatan pemahaman konsep dan efisiensi waktu, sekaligus munculnya risiko ketergantungan dan ilusi kompetensi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa dampak ChatGPT sangat bergantung pada cara penggunaannya, sehingga diperlukan panduan pedagogis terstruktur serta integrasi literasi AI dalam kurikulum.