Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Persepsi Siswa dan Guru SMKN 12 Malang tentang Penggunaan ChatGPT Sebagai Sumber Informasi dalam Pembelajaran Produktif Informatika Deova Redina, Danes; Hariyanti, Uun; Amalia, faizatul
Jurnal Pengembangan Teknologi dan Ilmu Komputer Vol 10 No 08 (2026): Agustus 2026
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer (FILKOM), Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kehadiran kecerdasan buatan telah mengubah proses pembelajaran dengan mempermudah akses informasi, namun juga memunculkan kekhawatiran terhadap ketergantungan teknologi dan menurunnya kemampuan berpikir kritis. ChatGPT menjadi salah satu AI yang banyak dimanfaatkan sebagai sumber informasi dalam pembelajaran, meskipun penggunaannya tetap memiliki risiko, seperti informasi yang kurang akurat dan potensi pelanggaran integritas akademik. Penelitian ini bertujuan memahami pengalaman, manfaat, dan tantangan penggunaan ChatGPT sebagai sumber informasi pada pembelajaran produktif Informatika di SMKN 12 Malang. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara semi-terstruktur terhadap 11 informan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling, terdiri atas siswa (n=8) dan guru (n=3) produktif Informatika. Pengumpulan data dilakukan selama kurang lebih dua bulan. Data dianalisis menggunakan analisis tematik berdasarkan kerangka Technology Acceptance Model (TAM), dengan keabsahan data diperkuat melalui triangulasi sumber dan member check. Hasil penelitian menghasilkan enam tema pada kelompok siswa dan lima tema pada kelompok guru, meliputi pola penggunaan, pengalaman penggunaan, manfaat, dampak pembelajaran, evaluasi informasi, tantangan, dan regulasi ChatGPT. Dari sisi pengalaman, ChatGPT digunakan siswa dan guru secara rutin untuk mencari referensi, menjelaskan materi yang sulit dipahami, serta membantu penyelesaian tugas praktik Informatika. Dari sisi manfaat, ChatGPT dinilai mempercepat proses belajar-mengajar, memperluas akses informasi, dan meningkatkan efisiensi waktu dalam menyusun materi maupun tugas. Namun, penggunaan ChatGPT juga menghadirkan tantangan seperti ketergantungan dan penurunan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa ChatGPT diterima secara positif oleh siswa dan guru, dengan catatan penggunaannya perlu disertai literasi digital, kemampuan mengevaluasi informasi, dan pendampingan guru.