Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Situasi Sosial yang Mendorong Terjadinya Tindakan Bunuh Diri (Studi Kasus di Kabupaten Gorontalo) Rahmatia S Thalib; Dwia Aries Tina Pulubuhu; Sakaria Sakaria
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.13901

Abstract

Situasi sosial yang mendorong terjadinya tindakan bunuh diri di Kabupaten Gorontalo tentang integrasi dan regulasi sosial. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan studi kasus terhadap tiga kasus bunuh diri, yaitu SD mahasiswi berusia 19 tahun, RRK siswa berusia 13 tahun, dan FM IRT berusia 35 tahun. Data diperoleh melalui wawancara dengan keluarga, teman sebaya, masyarakat, pemerintah desa, dan pihak kepolisian serta dokumentasi penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa situasi sosial yang melatarbelakangi ketiga kasus memiliki karakter yang berbeda. Kasus SD menunjukkan kecenderungan bunuh diri egoistik, yang berkaitan dengan persoalan hubungan asmara dan tekanan ekonomi. Kasus FM juga menunjukkan kecenderungan bunuh diri egoistik, yang berkaitan dengan persoalan hubungan interpersonal dalam rumah tangga, khususnya keterbatasan perhatian dan waktu bersama suami. Sementara itu, kasus RRK menunjukkan kecenderungan bunuh diri anomik, yang ditandai oleh konflik dalam kehidupan sehari-hari, pengalaman perundungan, kecenderungan menyendiri, serta keterbatasan komunikasi dengan lingkungan sosial. Temuan tersebut menunjukkan bahwa situasi sosial yang mendorong tindakan bunuh diri tidak dapat dijelaskan melalui satu faktor tunggal, tetapi terbentuk melalui kondisi integrasi dan regulasi sosial dalam kehidupan individu. Tindakan bunuh diri berkaitan dengan keterikatan individu terhadap kelompok sosial serta kemampuan lingkungan dalam memberikan norma, arahan, dan dukungan dalam menghadapi persoalan kehidupan.