Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Marketing Mix (P, C, dan R) Terhadap Keputusan Pasien Rawat Jalan Memilih Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Ibnu Sina YW-UMI Makassar: The Influence Of Marketing Mix (P, C, and R) On Patients' Decisions In Choosing Health Services At Ibnu Sina Yw-Umi Hospital Makassar Reski Dewi Pratiwi; Asri Cahyaningrum; Tri Wahyudi; Sriyani Windarti; Andi Yaumil Bay R Thaifur
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 8: Agustus - 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i8.12242

Abstract

Latar belakang Persaingan antar rumah sakit semakin ketat seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan, khususnya pada layanan rawat jalan yang memberi pasien kebebasan tinggi untuk memilih. Rumah Sakit Ibnu Sina YW-UMI Makassar mencatat peningkatan kunjungan pasien lama dari tahun 2023 hingga 2025, namun jumlah pasien baru justru menurun dalam periode yang sama, mengindikasikan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan belum optimal dalam menarik dan mempertahankan pasien baru. Kondisi ini menunjukkan perlunya pengkajian lebih lanjut mengenai strategi pemasaran yang tepat, seperti Marketing Mix (P, C dan R) terhadap keputusan pasien memilih pelayanan kesehatan. Tujuan untuk mengetahui pengaruh Marketing Mix (P, C, dan R) terhadap keputusan pasien memilih pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Ibnu Sina YW-UMI Makassar. Metode penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 145 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling dengan penentuan jumlah sampel berdasarkan rumus Hair et al. Data penelitian ini diperoleh melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat dengan regresi linear berganda melalui SPSS. Hasil dan kesimpulan secara parsial, cost (sig=0,000<0,05) dan reward (sig=0,017<0,05) berpengaruh signifikan. Sedangkan promotion (sig=0,474>0,05), convenience (sig=0,711>0,05), communication (sig=0,271>0,05), relationship (sig=0,421>0,05), reaction (sig=0,185>0,05), dan relevance (sig=0,534>0,05) tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh signifikan (sig=0,000<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa keterjangkauan biaya dan rasa dihargai secara personal menjadi faktor dominan dalam keputusan pasien memilih pelayanan kesehatan. Saran rumah sakit disarankan memprioritaskan transparansi biaya dan penguatan penghargaan personal, tanpa mengabaikan perbaikan dimensi lain.