Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Literasi Klaim: Sosialisasi Pencegahan Kecurangan (Fraud) JKN, Penerapan KRIS, dan Persiapan Transisi INA-DRG di RSUD Daya Kota Makassar: Claims Literacy: Socialization on JKN Fraud Prevention, KRIS Implementation, and INA-DRG Transition Preparation at RSUD Daya Makassar City Andi Yaumil Bay R. Thaifur; Reski Dewi Pratiwi; Afriyana Amelia Nuryadin; Mangindara; Andi Sabrina Annina
Jurnal Kolaboratif Sains (Special Issue) - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS) Mei 2026
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i5.10532

Abstract

Tingginya angka klaim pending di RSUD Daya Kota Makassar sebanyak 2.076 berkas dalam periode Februari 2025 hingga Januari 2026 mencerminkan kesenjangan antara praktik pengelolaan klaim dan ketentuan BPJS Kesehatan. Permasalahan ini diperparah oleh kurangnya pemahaman petugas mengenai regulasi pencegahan kecurangan (fraud) JKN, belum optimalnya kesiapan menghadapi implementasi KRIS, serta transisi sistem pembiayaan dari INA-CBGs ke INA-DRG. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan literasi klaim tenaga kesehatan di RSUD Daya melalui sosialisasi komprehensif berbasis pendekatan andragogi. Metode yang digunakan meliputi pemaparan materi empat topik utama, focus group discussion, workshop praktis koding, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan pada seluruh aspek yang dinilai: pemahaman fraud JKN, identifikasi penyebab pending klaim, kesiapan KRIS, kesiapan transisi INA-DRG, dan praktik koding. Lebih dari 70% peserta sebelum sosialisasi belum memahami regulasi pencegahan fraud secara menyeluruh. Kegiatan ini diharapkan berkontribusi pada penurunan angka pending klaim dan terwujudnya pengelolaan klaim yang akurat, akuntabel, dan bebas kecurangan di RSUD Daya Kota Makassar.
Pengaruh Marketing Mix (P, C, dan R) Terhadap Keputusan Pasien Rawat Jalan Memilih Pelayanan Kesehatan di Rumah Sakit Ibnu Sina YW-UMI Makassar: The Influence Of Marketing Mix (P, C, and R) On Patients' Decisions In Choosing Health Services At Ibnu Sina Yw-Umi Hospital Makassar Reski Dewi Pratiwi; Asri Cahyaningrum; Tri Wahyudi; Sriyani Windarti; Andi Yaumil Bay R Thaifur
Jurnal Kolaboratif Sains Vol. 9 No. 8: Agustus - 2026 - Jurnal Kolaboratif Sains (JKS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56338/jks.v9i8.12242

Abstract

Latar belakang Persaingan antar rumah sakit semakin ketat seiring meningkatnya kebutuhan layanan kesehatan, khususnya pada layanan rawat jalan yang memberi pasien kebebasan tinggi untuk memilih. Rumah Sakit Ibnu Sina YW-UMI Makassar mencatat peningkatan kunjungan pasien lama dari tahun 2023 hingga 2025, namun jumlah pasien baru justru menurun dalam periode yang sama, mengindikasikan bahwa strategi pemasaran yang diterapkan belum optimal dalam menarik dan mempertahankan pasien baru. Kondisi ini menunjukkan perlunya pengkajian lebih lanjut mengenai strategi pemasaran yang tepat, seperti Marketing Mix (P, C dan R) terhadap keputusan pasien memilih pelayanan kesehatan. Tujuan untuk mengetahui pengaruh Marketing Mix (P, C, dan R) terhadap keputusan pasien memilih pelayanan kesehatan di Rumah Sakit Ibnu Sina YW-UMI Makassar. Metode penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel berjumlah 145 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling dengan penentuan jumlah sampel berdasarkan rumus Hair et al. Data penelitian ini diperoleh melalui kuesioner yang telah diuji validitas dan reliabilitas, kemudian dianalisis secara univariat, bivariat, dan multivariat dengan regresi linear berganda melalui SPSS. Hasil dan kesimpulan secara parsial, cost (sig=0,000<0,05) dan reward (sig=0,017<0,05) berpengaruh signifikan. Sedangkan promotion (sig=0,474>0,05), convenience (sig=0,711>0,05), communication (sig=0,271>0,05), relationship (sig=0,421>0,05), reaction (sig=0,185>0,05), dan relevance (sig=0,534>0,05) tidak berpengaruh signifikan. Secara simultan, seluruh variabel berpengaruh signifikan (sig=0,000<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa keterjangkauan biaya dan rasa dihargai secara personal menjadi faktor dominan dalam keputusan pasien memilih pelayanan kesehatan. Saran rumah sakit disarankan memprioritaskan transparansi biaya dan penguatan penghargaan personal, tanpa mengabaikan perbaikan dimensi lain.