Vira Sandayanti
Universitas Malahayati, Bandar Lampung, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Antara Dukungan Sosial Teman Sebaya Dan Resiliensi Akademik Terhadap Kecemasan Mahasiswa Tingkat Akhir Dalam Menyusun Skripsi Desta Setiasih; Dewi Lutfianawati; Vira Sandayanti
Nathiqiyyah Vol. 9 No. 1 (2026): Nathiqiyyah : Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Program Studi Psikologi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/852t0317

Abstract

Abstract Thesis anxiety is a psychological condition characterized by excessive worry, nervousness, and fear when facing a final assignment. This study aims to determine the effect of peer social support and academic resilience on academic anxiety in final-year students when writing their theses. This study used a quantitative approach with a correlational method. The subjects were final-year students at Malahayati University, Bandar Lampung, selected using a quota sampling technique. The research instruments included an academic anxiety scale, a peer social support scale, and an academic resilience scale. The results showed that simultaneously, peer social support and academic resilience significantly influenced academic anxiety, with an effective contribution of 87.6%. Partially, peer social support and academic resilience both had a significant influence on academic anxiety. Academic resilience was the most dominant factor in reducing anxiety in final-year students. These findings confirm that the combination of social support and academic resilience plays a crucial role in helping students cope with the pressures of thesis writing. Keywords: academic anxiety, peer social support, academic resilience, final-year students, thesis. Keywords: academic anxiety, peer social support, academic resilience, thesis Abstrak Kecemasan menyusun skripsi merupakan kondisi psikologis yang ditandai dengan rasa khawatir, gugup, dan ketakutan berlebihan dalam menghadapi tugas akhir. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dukungan sosial teman sebaya dan resiliensi akademik terhadap kecemasan akademik mahasiswa tingkat akhir dalam menyusun skripsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode korelasional. Subjek penelitian melibatkan mahasiswa tingkat akhir Universitas Malahayati Bandar Lampung yang dipilih menggunakan teknik quota sampling. Instrumen penelitian meliputi skala kecemasan akademik, skala dukungan sosial teman sebaya, dan skala resiliensi akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan, dukungan sosial teman sebaya dan resiliensi akademik berpengaruh signifikan terhadap kecemasan akademik dengan sumbangan efektif sebesar 87,6%. Secara parsial, dukungan sosial teman sebaya dan resiliensi akademik sama-sama memberikan pengaruh signifikan terhadap kecemasan akademik. Resiliensi akademik menjadi faktor yang paling dominan dalam menurunkan kecemasan mahasiswa tingkat akhir. Temuan ini menegaskan bahwa kombinasi antara dukungan sosial dan kemampuan bertahan secara akademik berperan penting dalam membantu mahasiswa menghadapi tekanan selama penyusunan skripsi. Kata Kunci: kecemasan akademik, dukungan social, teman sebaya, skripsi
Pengaruh Dukungan Sosial Teman Sebaya dan Stres Akademik Terhadap Resiliensi Akademik Mahasiswa Tingkat Akhir yang Sedang Mengerjakan Skripsi Dinny Rida Bastari; Vira Sandayanti; Prida Harkina
Nathiqiyyah Vol. 9 No. 1 (2026): Nathiqiyyah : Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Program Studi Psikologi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/szb2sj28

Abstract

Abstract This study aims to analyze the influence of peer social support and academic stress on the academic resilience of final year students working on their thesis. Academic resilience is a student's ability to withstand and recover from pressure and challenges that arise during the thesis writing process. This study uses a quantitative approach with a survey method involving 271 students from six universities in Bandar Lampung City. The data collection instrument is a closed questionnaire using a Likert scale to measure three variables: peer social support, academic stress, and academic resilience. Data analysis was carried out using multiple linear regression tests, as well as classical assumption tests such as normality, multicollinearity, and heteroscedasticity tests. The results show that peer social support has a positive and significant effect on the academic resilience of final-year students. Meanwhile, academic stress and academic resilience have no significant effect. The peer social support variable provides a greater contribution than academic stress, with coefficient values ​​of 0.730 and -0.017, respectively. The R-square value of 0.523 indicates that 52.3% of the variation in academic resilience can be explained by the two independent variables. This finding confirms the importance of both internal and external factors, indicating that academic resilience has a stronger relationship with peer social support than with academic stress. Thus, academic resilience makes a significant contribution in helping final-year students face academic challenges during the thesis writing process. Keywords: Academic Resilience, Peer Social Support, Academic Stress, Final Year Students, Thesis. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan sosial teman sebaya dan stres akademik terhadap resiliensi akademik mahasiswa Tingkat akhir yang seang mengerjakan skripsi. Resiliensi akademik merupakan kemampuan mahasiswa untuk bertahan dan bangkit dari tekanan serta tantangan yang timbul selama proses penyusunan skripsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 271 mahasiswa dari enam perguruan tinggi di Kota Bandar Lampung. Instrument pengumpulan data berupa kuesioner tertutup menggunakan skala Likert untuk mengukur tiga variabel: dukungan social teman sebaya, stres akademik, dan resiliensi akademik. Analisis data dilakukan dengan uji regresi linear berganda, serta uji asumsi klasik seperti uji normalitas, multikolineritas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial teman sebaya berpengaruh positif dan signitifikan terhadap resiliensi akademik mahasiswa tingkat akhir. Sedangkan stress akademik dan resiliensi akademik tidak ada pengaruh yang signifikan. Variabel dukungan social teman sebaya memberikan kontribusi yang lebih besar dibandingkan dengan stress akademik, dengan nilai koefisien masing-masing sebesar 0,730 dan -0,017. Nilai R square sebesar 0,523 menunjukan bahwa 52,3% variasi dalam resiliensi akademik dapat dijelaskan oleh kedua variable independent. Temuan ini menegaskan pentingnya faktor internal dan eksternal, menunjukan bahwa resiliensi akademik memiliki keterkaitan yang lebih kuat dengan dukungan social teman sebaya dibandingkan dengan stress akademik. Dengan demikian, resiliensi akademik memberikan kontribusi yang signitifikan dalam membantu mahasiswa tingkat akhir menghadapi tantangan akademik selama proses penyusunan skripsi. Kata Kunci: Resiliensi Akademik, Dukungan Sosial Teman Sebaya, Stres Akademik, Mahasiswa Tingkat Akhir, Skripsi