Prida Harkina
Universitas Malahayati, Bandar Lampung, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Body image Dan Imaginary audience Terhadap Kepercayaan Diri Pada Remaja SMK Telkom Lampung Diah Sabrina Sonya Pambudi; Octa Reni Setiawati; Prida Harkina; Dessy Hermawan
Nathiqiyyah Vol. 9 No. 1 (2026): Nathiqiyyah : Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Program Studi Psikologi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/af6yxw50

Abstract

Abstract Adolescence is characterized by physical and social changes that impact self-confidence, influenced by body image and the imaginary audience. This study aims to determine the relationship between these two variables and the self-confidence of adolescents attending Telkom Vocational High School in Lampung. Using a quantitative method with a correlational design, this study involved 223 students (57.8% female, mostly aged 16) selected through accidental sampling. Data were collected using a valid and reliable Likert scale (self-confidence, body image, imaginary audience) and analyzed using multiple linear regression using SPSS 26. The results showed an R² of 0.796, meaning that body image (32.83%) and the imaginary audience (46.68%) explained 79.6% of the variation in self-confidence. The majority of respondents had low self-confidence (65%), moderate-high body image (93.3%), and low imaginary audience (70.9%). The imaginary audience had a dominant influence. In conclusion, body image and the imaginary audience were significantly related to self-confidence, highlighting the need for interventions such as counseling to increase self-acceptance and social awareness to support the development of self-confidence in vocational high school adolescents. Keywords: Body image, Imaginary Audience, Self-Confidence, Teenagers Abstrak Masa remaja ditandai perubahan fisik dan sosial yang memengaruhi kepercayaan diri, dipengaruhi oleh body image dan imaginary audience. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan kedua variabel tersebut terhadap kepercayaan diri remaja SMK Telkom Lampung. Menggunakan metode kuantitatif dengan desain korelasional, penelitian ini melibatkan 223 siswa (57,8% perempuan, mayoritas usia 16 tahun) yang dipilih melalui accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan skala Likert (kepercayaan diri, body image, imaginary audience) yang valid dan reliabel, dianalisis dengan regresi linear berganda via SPSS 26. Hasil menunjukkan R² = 0,796, artinya body image (32,83%) dan imaginary audience (46,68%) menjelaskan 79,6% variasi kepercayaan diri. Mayoritas responden memiliki kepercayaan diri rendah (65%), body image sedang-tinggi (93,3%), dan imaginary audience rendah (70,9%). Imaginary audience berpengaruh dominan. Simpulan, body image dan imaginary audience berhubungan signifikan dengan kepercayaan diri, menegaskan perlunya intervensi seperti konseling untuk meningkatkan penerimaan diri dan kesadaran sosial guna mendukung perkembangan kepercayaan diri remaja SMK. Kata kunci: Body image, Imaginary Audience, Kepercayaan Diri, Remaja
Pengaruh Dukungan Sosial Teman Sebaya dan Stres Akademik Terhadap Resiliensi Akademik Mahasiswa Tingkat Akhir yang Sedang Mengerjakan Skripsi Dinny Rida Bastari; Vira Sandayanti; Prida Harkina
Nathiqiyyah Vol. 9 No. 1 (2026): Nathiqiyyah : Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Program Studi Psikologi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/szb2sj28

Abstract

Abstract This study aims to analyze the influence of peer social support and academic stress on the academic resilience of final year students working on their thesis. Academic resilience is a student's ability to withstand and recover from pressure and challenges that arise during the thesis writing process. This study uses a quantitative approach with a survey method involving 271 students from six universities in Bandar Lampung City. The data collection instrument is a closed questionnaire using a Likert scale to measure three variables: peer social support, academic stress, and academic resilience. Data analysis was carried out using multiple linear regression tests, as well as classical assumption tests such as normality, multicollinearity, and heteroscedasticity tests. The results show that peer social support has a positive and significant effect on the academic resilience of final-year students. Meanwhile, academic stress and academic resilience have no significant effect. The peer social support variable provides a greater contribution than academic stress, with coefficient values ​​of 0.730 and -0.017, respectively. The R-square value of 0.523 indicates that 52.3% of the variation in academic resilience can be explained by the two independent variables. This finding confirms the importance of both internal and external factors, indicating that academic resilience has a stronger relationship with peer social support than with academic stress. Thus, academic resilience makes a significant contribution in helping final-year students face academic challenges during the thesis writing process. Keywords: Academic Resilience, Peer Social Support, Academic Stress, Final Year Students, Thesis. Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh dukungan sosial teman sebaya dan stres akademik terhadap resiliensi akademik mahasiswa Tingkat akhir yang seang mengerjakan skripsi. Resiliensi akademik merupakan kemampuan mahasiswa untuk bertahan dan bangkit dari tekanan serta tantangan yang timbul selama proses penyusunan skripsi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei yang melibatkan 271 mahasiswa dari enam perguruan tinggi di Kota Bandar Lampung. Instrument pengumpulan data berupa kuesioner tertutup menggunakan skala Likert untuk mengukur tiga variabel: dukungan social teman sebaya, stres akademik, dan resiliensi akademik. Analisis data dilakukan dengan uji regresi linear berganda, serta uji asumsi klasik seperti uji normalitas, multikolineritas, dan heteroskedastisitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial teman sebaya berpengaruh positif dan signitifikan terhadap resiliensi akademik mahasiswa tingkat akhir. Sedangkan stress akademik dan resiliensi akademik tidak ada pengaruh yang signifikan. Variabel dukungan social teman sebaya memberikan kontribusi yang lebih besar dibandingkan dengan stress akademik, dengan nilai koefisien masing-masing sebesar 0,730 dan -0,017. Nilai R square sebesar 0,523 menunjukan bahwa 52,3% variasi dalam resiliensi akademik dapat dijelaskan oleh kedua variable independent. Temuan ini menegaskan pentingnya faktor internal dan eksternal, menunjukan bahwa resiliensi akademik memiliki keterkaitan yang lebih kuat dengan dukungan social teman sebaya dibandingkan dengan stress akademik. Dengan demikian, resiliensi akademik memberikan kontribusi yang signitifikan dalam membantu mahasiswa tingkat akhir menghadapi tantangan akademik selama proses penyusunan skripsi. Kata Kunci: Resiliensi Akademik, Dukungan Sosial Teman Sebaya, Stres Akademik, Mahasiswa Tingkat Akhir, Skripsi