Supriyati Supriyati
Universitas Malahayati, Bandar Lampung, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Antara Pola Asuh Permisif Dan Kontrol Diri Dengan Perilaku Merokok Elektrik Cindi Damayanti; Octa Reni Setiawati; Supriyati Supriyati; Dessy Hermawan
Nathiqiyyah Vol. 9 No. 1 (2026): Nathiqiyyah : Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Program Studi Psikologi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/tnbfjz02

Abstract

Abstract The behavior of using electronic cigarettes (vaping) is increasingly prevalent among adolescents and raises concerns as it may affect both health and social development. This study aims to examine the relationship between permissive parenting style and self-control with vaping behavior among adolescents. The research employed a quantitative approach using a survey method. The sample consisted of 85 adolescents aged 18–25 years, selected through accidental sampling. The instruments used included a vaping behavior scale, a permissive parenting scale, and a self-control scale. Data were analyzed using multiple linear regression. The results indicated a significant relationship between permissive parenting and self-control with vaping behavior. Permissive parenting was found to increase the tendency of adolescents to vape, while low self-control further reinforced this behavior. These findings highlight the crucial role of family and self-regulation skills in preventing vaping behavior among adolescents. Keywords: Electronic Smoking Behavior, Permissive Parenting Style, Self-Control. Abstrak Perilaku merokok elektrik (vape) semakin marak di kalangan remaja dan menimbulkan kekhawatiran karena dapat memengaruhi kesehatan serta perkembangan sosial. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pola asuh permisif dan kontrol diri dengan perilaku merokok elektrik pada remaja. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Sampel berjumlah 85 remaja usia 18–25 tahun yang dipilih melalui teknik accidental sampling. Instrumen yang digunakan meliputi skala perilaku merokok elektrik, skala pola asuh permisif, dan skala kontrol diri. Analisis data dilakukan dengan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara pola asuh permisif dan kontrol diri dengan perilaku merokok elektrik. Pola asuh permisif meningkatkan kecenderungan merokok elektrik, sedangkan kontrol diri rendah memperkuat perilaku tersebut. Temuan ini menegaskan pentingnya peran keluarga dan kemampuan pengendalian diri dalam mencegah perilaku merokok elektrik pada remaja. Kata kunci: Perilaku Merokok Elektrik, Pola Asuh Permisif, Kontrol Diri.
Hubungan Efikasi Diri dan Dukungan Sosial Dengan Tingkat Stres Mahasiswa Akhir Viki Anggraini; Dewi Lutfianawati; Supriyati Supriyati
Nathiqiyyah Vol. 9 No. 1 (2026): Nathiqiyyah : Jurnal Psikologi Islam
Publisher : Program Studi Psikologi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46781/dmpdmj28

Abstract

Abstract Final-year students are vulnerable to academic stress due to the demands of completing a final project, time pressure, and academic and social expectations. Academic stress that is not properly managed can negatively affect students’ psychological well-being and academic performance. This study aims to examine the relationship between self-efficacy and social support and the stress levels of final-year students. This study employed a quantitative method with 184 final-year students as participants, selected using a convenience sampling technique. Data were analyzed using multiple regression analysis with the assistance of IBM SPSS Statistics version 27. The results indicate that self-efficacy and social support significantly contribute to the stress levels of final-year students, with a contribution value of 22.23%. This study emphasizes that enhancing self-efficacy and providing adequate social support play an important role in helping reduce stress levels among final-year students. Keywords: Self-Efficacy, Social Support, Stress Levels of Final-Year Students. Abstrak Mahasiswa tingkat akhir rentan mengalami stres akademik akibat tuntutan penyelesaian tugas akhir, tekanan waktu, serta ekspektasi akademik dan sosial. Stres akademik yang tidak dikelola dengan baik dapat berdampak negatif pada kondisi psikologis dan performa akademik mahasiswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara efikasi diri dan dukungan sosial dengan tingkat stres mahasiswa akhir. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan subjek 184 mahasiswa tingkat akhir yang dipilih menggunakan teknik convenience sampling dan analisis data menggunakan teknik analisis statistik regresi ganda dengan bantuan IBM Statistics 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa efikasi diri dan dukungan sosial berperan signifikan terhadap tingkat stres mahasiswa akhir dengan nilai sebesar 22,23%. Penelitian ini menekankan bahwa peningkatan efikasi diri dan dukungan sosial yang memadai memiliki peran penting dalam membantu menurunkan tingkat stress mahasiswa akhir. Kata Kunci: Efikasi Diri, Dukungan Sosial, Tingkat Stres Mahasiswa Akhir.