This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners Lentera
Maria Almeyda Jesica Putri Inengura
Fakultas Keperawatan Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Terapi Kombinasi Meditasi dan Tai Chi Terhadap Tekanan Darah Serta Frekuensi Denyut Nadi Pada Lansia Hipertensi Kristina Pae; Maria Almeyda Jesica Putri Inengura
JURNAL NERS LENTERA Vol. 14 No. 2 (2026): JURNAL NERS LENTERA
Publisher : Fakultas Keperawatan, Universitas Katolik Widya Mandala Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33508/ners.v14i2.9000

Abstract

Pendahuluan: Hipertensi banyak ditemukan pada kelompok lanjut usia (lansia) dan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Selain terapi farmakologis, pendekatan nonfarmakologis seperti meditasi dan tai chi berpotensi membantu mengendalikan tekanan darah melalui mekanisme relaksasi, pengurangan stres, pengaturan pernapasan, dan peningkatan aktivitas fisik ringan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh terapi kombinasi meditasi dan tai chiterhadap tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, serta frekuensi denyut nadi pada lansia dengan hipertensi. Metode: Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Responden penelitian berjumlah 30 lansia dengan hipertensi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan paired t-test setelah dilakukan uji normalitas terhadap selisih nilai pretest dan posttest. Hasil: Penurunan tekanan darah sistolik rata-rata sebesar 8,90 mmHg (p < 0,001), penurunan tekanan darah diastolik rata-rata 6,77 mmHg (p < 0,001), serta penurunan frekuensi denyut nadi rata-rata 4,73 kali/menit (p < 0,001). Kesimpulan: Terapi kombinasi meditasi dan tai chi menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, serta frekuensi denyut nadi pada lansia dengan hipertensi. Terapi kombinasi ini dapat dipertimbangkan sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis pendamping dalam pengelolaan hipertensi pada lansia.