Pendahuluan: Hipertensi banyak ditemukan pada kelompok lanjut usia (lansia) dan dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular. Selain terapi farmakologis, pendekatan nonfarmakologis seperti meditasi dan tai chi berpotensi membantu mengendalikan tekanan darah melalui mekanisme relaksasi, pengurangan stres, pengaturan pernapasan, dan peningkatan aktivitas fisik ringan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh terapi kombinasi meditasi dan tai chiterhadap tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, serta frekuensi denyut nadi pada lansia dengan hipertensi. Metode: Penelitian menggunakan desain pre-experimental dengan pendekatan one-group pretest-posttest. Responden penelitian berjumlah 30 lansia dengan hipertensi. Analisis data dilakukan secara deskriptif dan inferensial menggunakan paired t-test setelah dilakukan uji normalitas terhadap selisih nilai pretest dan posttest. Hasil: Penurunan tekanan darah sistolik rata-rata sebesar 8,90 mmHg (p < 0,001), penurunan tekanan darah diastolik rata-rata 6,77 mmHg (p < 0,001), serta penurunan frekuensi denyut nadi rata-rata 4,73 kali/menit (p < 0,001). Kesimpulan: Terapi kombinasi meditasi dan tai chi menunjukkan pengaruh yang signifikan terhadap penurunan tekanan darah sistolik, tekanan darah diastolik, serta frekuensi denyut nadi pada lansia dengan hipertensi. Terapi kombinasi ini dapat dipertimbangkan sebagai salah satu intervensi nonfarmakologis pendamping dalam pengelolaan hipertensi pada lansia.
Copyrights © 2026