Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENGARUH PUPUK CONTROLLED RELEASE FERTILIZER (CRF) TERHADAP KETERSEDIAAN HARA N,P,K DAN PERTUMBUHAN BIBIT TANAMAN KELAPA SAWIT (Elaeis Guineensis Jacq) DI TANAH ULTISOL Imelia, Alya; Suci, Urai; Hazriani, Rini
Jurnal Sains Pertanian Equator Vol. 15 No. 4: In Press
Publisher : Fakultas Pertanian Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26418/jspp.v15i4.106595

Abstract

Tanah Ultisol adalah jenis tanah yang sering ditemukan di daerah tropis, termasuk di Indonesia. Tanah Ultisol juga miskin unsur hara, yaitu zat-zat gizi yang dibutuhkan tanaman supaya bisa tumbuh subur. Kelapa sawit sebagian besar ditanam di tanah Ultisol yang memiliki kesuburan rendah. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh pemberian pupuk CRF terhadap ketersediaan N,P,K dan pertumbuhan bibit tanaman kelapa sawit di tanah Ultisol hingga bibit tanaman kelapa sawit berusia 9 bulan. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode percobaan lapangan dengan pola Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 5 kali ulangan sehingga diperoleh 25 unit percobaan dengan dosis sebagai berikut : C1 = 20 g/polybag, C2 = 40 g/polybag, C3 = 60 g/polybag, C4 = 80g/polybag, C5 = 100 g/polybag. Hasil penelitian bahwa pemberian pupuk CRF dapat meningkatkan pH tanah (pH H2O) sebesar 2,89%, N-Total sebesar 66,7%, P-tersedia sebesar 6,36%, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap C-organik, K-dd, tinggi tanaman, diameter batang dan jumlah daun. Hasil rerata menunjukan pemberian pupuk CRF terbaik pada perlakuan C2 dengan dosis 40g/polybag (pupuk SK Cote).