Kemacetan lalu lintas di Simpang Empat Tabita, Sentani, Kabupaten Jayapura menjadi salah satu permasalahan transportasi yang memengaruhi kelancaran mobilitas masyarakat dan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kinerja ruas jalan berdasarkan karakteristik lalu lintas, kapasitas jalan, derajat kejenuhan (DS), dan tingkat pelayanan jalan (Level of Service/LOS) dengan mengacu pada Pedoman Kapasitas Jalan Indonesia (PKJI) 2023. Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif deskriptif melalui survei lalu lintas menggunakan rekaman CCTV pada hari kerja dan akhir pekan dengan periode pengamatan pagi, siang, dan sore. Data yang dianalisis meliputi volume lalu lintas, hambatan samping, kapasitas jalan, derajat kejenuhan, dan tingkat pelayanan jalan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa volume lalu lintas tertinggi terjadi pada periode pagi hari kerja dengan nilai sebesar 5.473,20 smp/jam. Kapasitas ruas jalan yang dianalisis berkisar antara 2.589,98 smp/jam pada kondisi hambatan samping tinggi hingga 2.674,44 smp/jam pada kondisi hambatan samping rendah. Nilai derajat kejenuhan (DS) pada seluruh periode pengamatan berada di atas 1,00 dengan nilai maksimum sebesar 2,11, yang menunjukkan bahwa volume lalu lintas telah melampaui kapasitas jalan. Berdasarkan klasifikasi PKJI 2023, kondisi tersebut termasuk dalam Tingkat Pelayanan Jalan (LOS) F yang menggambarkan arus lalu lintas sangat padat dan tidak mampu melayani permintaan perjalanan secara memadai. Faktor utama yang memengaruhi rendahnya kinerja jalan adalah tingginya volume kendaraan pada jam puncak, dominasi kendaraan berat pada periode tertentu, serta besarnya hambatan samping akibat aktivitas kendaraan keluar-masuk akses jalan. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kinerja Simpang Empat Tabita berada pada kondisi tidak memadai sehingga diperlukan upaya perbaikan melalui pengelolaan hambatan samping, pengaturan lalu lintas yang lebih efektif, serta peningkatan kapasitas jalan guna meningkatkan tingkat pelayanan dan kelancaran arus lalu lintas