Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Unveiling The Linguistic Journey: Investigating Word Class Acquisition In 3-5 Year Old Children Through A Qualitative Approach Iqbal, Muhammad; Auliana, Auliana; Dinda Sari, Dwhy; Rahman, Fadhlur; Haekal, Muhammad
Jurnal Pendidikan Anak Vol 5 No 1 (2023): Child Education Journal: April
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33086/cej.v5i1.4234

Abstract

Early childhood language development is a multifaceted and intricate process that includes the acquisitionof various linguistic components. However, occurrence of language delays or disorders among 3-5-years-old children is a significant challenge that can impede this progression. These delays or disorders can have asignificant impact on word class acquisition, which is a fundamental aspect of language development. Thisstudy aims to elucidate the diverse types of word classes observed in the language acquisition process ofchildren aged 3-5 years in North Aceh. Specifically, the investigation focuses on noun, verb, and adjectiveword classes. Employing a qualitative approach within a descriptive research framework. Thus, variousdata collection techniques including observation, listening, recording, note-taking, and documentation,were utilized in this study. Purposive sampling was employed, resulting in a sample size of 5 participants.These five participants were selected based on their age criteria, research site location, language proficiency,active engagement in interactions, as well as their availability and willingness to participate. The primarydata source encompassed children aged 3-5 years, with a particular emphasis on nouns, verbs, and adjectivesderived from conversational interactions. The results revealed three distinct types of word classes in thelanguage acquisition process of children aged 3-5 years. Firstly, the noun word class encompassed a rangeof entities, such as people, animals, fruits, flowers, food and drinks, tableware, sports equipment, clothing,plants, transportation equipment, and other nouns typically associated with the child’s environment.Secondly, the verb word class comprised verbs accompanied by objects and verbs without objects. Thirdly,the adjective word class characterized the state of nouns or objects, encompassing descriptors relatedto mental attitude, shape, size, color, mileage, temperature and humidity, power of energy, and senseimpressions. This study sheds light on the diverse nature of language learning in children aged 3-5 yearsby evaluating and analyzing these distinct word classes. Equally significant, by examining the linguisticpatterns and structures that emerged during this time period, this study contributes to our understanding of how children acquire language during the preschool years.
Penerapan Algoritma Best First Search (BFS) untuk Penentuan Slot Parkir: Application of the Best First Search (BFS) Algorithm for Determining Parking Slots Suswiantara, Adi; Dzakhwan, Naufal; Fahruddin, Asraf; Dzaky, Muhammad Naufal; Auliana, Auliana; Setiadi, Tedy
MALCOM: Indonesian Journal of Machine Learning and Computer Science Vol. 4 No. 4 (2024): MALCOM October 2024
Publisher : Institut Riset dan Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57152/malcom.v4i4.1541

Abstract

Parkir Motor Kampus X merupakan salah satu area parkir yang disediakan oleh Kampus X untuk mahasiswanya. Area parkir ini sering kali mengalami kepadatan, terutama pada jam-jam sibuk perkuliahan, sehingga menyebabkan kesulitan bagi pengguna dalam menemukan slot parkir yang tersedia. Penempatan motor yang tidak teratur dapat membuat pengguna kesulitan menemukan kembali kendaraannya. Oleh karena itu, diperlukan sebuah sistem yang mampu mengatur dan menentukan slot parkir secara efisien. Tujuan dari penelitian ini adalah mengembangkan sistem dengan algoritma Best First Search (BFS) yang dapat menentukan slot parkir secara otomatis. Algoritma BFS adalah algoritma yang menggunakan pendekatan pencarian dengan mengutamakan node yang paling menjanjikan berdasarkan fungsi heuristik pada setiap langkahnya. Implementasi algoritma BFS menghasilkan sistem yang mampu menempatkan motor pada slot yang kosong berdasarkan kedekatan dengan pintu masuk parkir, sehingga memudahkan mahasiswa dalam mencari dan menempatkan kendaraan mereka dengan lebih teratur serta membantu karyawan (juru parkir kampus) dalam mengatur parkir di Parkir Motor Kampus X. Metodologi penelitian diambil berdasarkan best first search,sistem informasi geografis dan struktur tree.
Edukasi Pemilahan Sampah dan Cuci Tangan Pakai Sabun Pada Siswa SDN Soronalan 1, Sawangan, Magelang Nurhanifah, Adelia; Fadilah, Zacky; Ramadhan, Sutan Aulia; Sari, Devi Ayu Prima; Auliana, Auliana; Zulfany, Farsya Auliya; Ganefati, Sri Puji; Haryono, Haryono
Jurnal Pengabdian Masyarakat - PIMAS Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus
Publisher : LPPM Universitas Harapan Bangsa Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35960/pimas.v4i3.1847

Abstract

Penerapan edukasi kesehatan dan lingkungan sejak usia dini merupakan strategi preventif yang esensial dalam membentuk karakter dan perilaku hidup bersih serta ramah lingkungan pada anak. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pelaksanaan kegiatan sosialisasi edukatif mengenai pemilahan sampah dan praktik cuci tangan pakai sabun (CTPS) kepada siswa kelas tiga di SDN Soronalan 1. Kegiatan dilaksanakan dengan pendekatan partisipatif yang menekankan pada pembelajaran interaktif berbasis teori dan praktik langsung. Materi pemilahan sampah mencakup pengenalan tiga kategori utama, yaitu sampah organik, anorganik, dan sampah bahan berbahaya dan beracun (B3), yang disampaikan melalui media visual dan simulasi klasifikasi sampah. Sementara itu, sesi CTPS difokuskan pada pentingnya menjaga kebersihan tangan dalam upaya pencegahan penyakit infeksi, dengan memperkenalkan enam langkah mencuci tangan sesuai standar WHO. Hasil observasi menunjukkan bahwa peserta didik menunjukkan tingkat partisipasi dan pemahaman yang tinggi, yang ditunjukkan melalui respons aktif dalam diskusi, keberhasilan dalam praktik, serta kemampuan dalam mengulang kembali langkah-langkah yang telah dipelajari. Temuan ini menunjukkan bahwa metode sosialisasi yang berbasis interaktif efektif dalam meningkatkan kesadaran dan keterampilan dasar siswa dalam hal kebersihan diri dan pengelolaan sampah. Intervensi semacam ini diharapkan dapat berkontribusi dalam pembentukan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) secara berkelanjutan pada anak usia sekolah dasar.
Analisis Pembentukan Karakter Remaja Dalam Pembelajaran Fisika Di Sekolah Menengah Atas Diana, Putri; Mulyanis, Mulyanis; Auliana, Auliana; Safriana, Safriana; Novita, Nanda
Jurnal Pendidikan dan Ilmu Fisika Vol 2 No 1 (2022): June 2022
Publisher : Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52434/jpif.v2i1.1913

Abstract

Remaja sekarang sangat membutuhkan pendidikan yang mampu mempertimbangkan seluruh cakupan aspek karakter, dikarenakan rusaknya karakter remaja yang bisa diakibatkan oleh perkembangan teknologi. Usaha untuk membentuk karakter remaja yang baik dan bermutu dapat dilakukan di satuan pendidikan. Salah satunya penerapan karakter disekolah menengah atas pada pelajaran fisika. Penelitian ini dilakukan pada beberapa sekolah menengah atas di kawasan Aceh Utara. Tujuannya yaitu untuk mengetahui tingkat pembentukan karakter remaja dalam pembelajaran fisika di kawasan Aceh Utara. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah pendekatan deskriptif kualitatif. Subjek yang dijadikan penelitian yaitu para siswa sekolah menengah atas di kawasan Aceh Utara. Teknik pengumpulan data berbentuk angket tertutup melalui penyebaran link google form kepada responden untuk mendapatkan data-data secara tidak langsung dari pernyataan-pernyataan di angket tersebut. Adapun berdasarkan hasil penelitian, didapatkan data yang diperoleh dari pembentukan karakter remaja pada sekolah menengah atas kawasan Aceh Utara sudah dapat dibentuk dengan baik. Dibuktikan dengan adanya indikator-indikator nilai karakter yang mencakup aspek jujur, disiplin, bertanggung jawab, peduli, percaya diri, kreativitas, dan gotong royong. Karakter-karakter tersebut dapat dikembangkan dengan baik oleh para remaja.