Amin Kristin Telaumbanua
Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Nias

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Kajian Semiotik Terhadap Kritik Sosial dalam Puisi ‘Orang Miskin’ Karya Rendra: Perspektif Peircean Amin Kristin Telaumbanua
Multikola: Jurnal Kolaborasi Multidisipliner Vol 1 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : PT YARYAS HOLISTIK KOLABORASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kritik sosial dalam puisi “Orang-Orang Miskin” karya W.S. Rendra melalui pendekatan semiotik Charles Sanders Peirce. Kajian ini berfokus pada bagaimana tanda-tanda dalam puisi meliputi ikon, indeks, dan simbol membangun makna tentang kemiskinan, ketidakadilan, serta suara kaum marginal. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan analisis teks secara mendalam. Data berupa seluruh teks puisi yang diklasifikasikan menurut trikotomi Peirce dan diinterpretasikan berdasarkan konteks sosial serta ideologi yang melatarbelakanginya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ikon digunakan untuk menggambarkan realitas kemiskinan secara konkret, indeks menunjukkan hubungan sebab-akibat antara kemiskinan dan struktur sosial, sedangkan simbol mencerminkan nilai moral dan politik yang dikritik Rendra terhadap pemerintah dan masyarakat kelas atas. Melalui tanda-tanda tersebut, puisi ini menghadirkan potret sosial yang tajam serta menyuarakan empati terhadap rakyat kecil. Analisis ini menegaskan bahwa pendekatan semiotik Peirce mampu mengungkap kedalaman makna puisi sekaligus memperluas pemahaman terhadap fungsi sastra sebagai sarana kritik sosial dan refleksi ideologis dalam konteks kemanusiaan dan keadilan sosial.  
Analisis Kritik Sosial dalam Novel Bumi Manusia Karya Pramoedya Ananta Toer Shaila Mahfuza Aceh; Amin Kristin Telaumbanua; Dini Christiani Harefa; Arozatulo Bawamenewi
Multikola: Jurnal Kolaborasi Multidisipliner Vol 1 No 1 (2026): Februari 2026
Publisher : PT YARYAS HOLISTIK KOLABORASI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kritik sosial yang disampaikan oleh Pramoedya Ananta Toer dalam novel Bumi Manusia. Dengan menerapkan pendekatan intrinsik-ekstrinsik, studi ini menelaah tema, penokohan, alur, latar, sudut pandang, gaya bahasa, serta konteks historis kolonialisme Hindia Belanda untuk mengeksplorasi cara novel tersebut mengkritik struktur hukum, stratifikasi sosial-ekonomi, relasi gender, dan kekerasan simbolik. Metode yang digunakan adalah kualitatif-deskriptif dengan analisis teks sebagai sumber utama (teks novel Bumi Manusia). Hasil analisis menunjukkan bahwa Bumi Manusia mengartikulasikan kritik tajam terhadap mekanisme hukum kolonial yang diskriminatif, dominasi ekonomi rasial, subordinasi perempuan (terutama posisi Nyai), dan paradoks pendidikan kolonial sebagai alat pembebasan sekaligus alat hegemoni. Artikel ini merekomendasikan pengembangan kajian komparatif dengan sumber-sumber hukum kolonial untuk memperkuat bukti empiris.