Gina Amanda Dewita Br. Gultom
Universitas Sari Mulia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Efektivitas Buah Kurma Dan Buah Pepaya Terhadap Kadar Hemoglobin Pada Remaja Putri Yang Mengalami Anemia Di SMPN 2 Alalak Gina Amanda Dewita Br. Gultom; Novita Dewi Iswandari; Rabia Wahdah; Laurensia Yunita
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1137

Abstract

Anemia pada remaja putri dapat menurunkan daya tahan tubuh, konsentrasi belajar, kebugaran, danproduktivitas. Prevelensi anemia tahun 2025 pada remaja putri sebesar 22,14% di Kalimantan Selatan, 15,83% diKabupaten Barito Kuala, dan 42,42% di SMPN 2 Alalak. Kadar hemoglobin dapat ditingkatkan denganmengonsumsi makanan bergizi yang kaya zat besi dan vitamin C, seperti buah kurma dan buah pepaya.Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas konsumsi buah kurma dan buah pepaya terhadap kenaikan kadarhemoglobin pada remaja putri di SMPN 2 Alalak. Penelitian ini menggunakan quasi-eksperimental denganrancangan two group pretest-posttest. Sampel berjumlah 20 remaja putri yang dibagi menjadi dua kelompok,yaitu 10 responden kelompok buah kurma varietas Sukkari dan 10 responden kelompok buah pepaya varietasCalifornia. Intervensi diberikan selama 10 hari berturut-turut. Analisis data menggunakan uji paired t-test danindependent t-test. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata kadar hemoglobin pada kelompok buah kurma dari10,730 g/dL menjadi 11,080 g/dL, sedangkan pada kelompok buah pepaya dari 10,760 g/dL menjadi 11,220g/dL. Hasil uji statistik menunjukkan kedua intervensi meningkatkan kadar hemoglobin dengan nilai p=0,001,namun tidak terdapat perbedaan efektivitas antara buah kurma dengan buah pepaya (p=0,705). Sehingga,konsumsi buah kurma dan buah pepaya efektif membantu meningkatkan kadar hemoglobin pada remaja putri diSMPN 2 Alalak. Sekolah disarankan mendukung pencegahan anemia melalui edukasi dan pola makan sehat.