Ratna Cahyaningrum
Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Perilaku Makan External Eating dengan Status Gizi Lebih pada Remaja di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta Ratna Cahyaningrum; Nor Eka Noviani; Dewi Rizzky Mutiarasari
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1529

Abstract

Status gizi lebih pada remaja merupakan salah satu masalah gizi yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya perilaku makan. External eating merupakan kecenderungan makan sebagai respons terhadap rangsangan eksternal makanan, seperti tampilan, aroma, rasa, dan ketersediaan makanan, tanpa didasarkan pada rasa lapar fisiologis. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perilaku makan external eating, mengidentifikasi status gizi lebih, serta menganalisis hubungan perilaku makan external eating dengan status gizi lebih pada remaja di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 43 siswa kelas VII dan VIII berusia 12–15 tahun yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data external eating diperoleh menggunakan Dutch Eating Behavior Questionnaire (DEBQ) subskala external eating, sedangkan status gizi ditentukan berdasarkan Indeks Massa Tubuh menurut Umur (IMT/U). Analisis hubungan dilakukan menggunakan uji Chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 22 siswa (51,2%) memiliki external eating kategori rendah dan 21 siswa (48,8%) kategori tinggi. Sebanyak 13 siswa (30,3%) mengalami status gizi lebih, yang terdiri atas 7 siswa (16,3%) overweight dan 6 siswa (14,0%) obesitas, sedangkan 30 siswa (69,7%) tidak mengalami gizi lebih. Hasil uji Chi-square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang bermakna antara perilaku makan external eating dengan status gizi lebih pada remaja di SMP Muhammadiyah 3 Yogyakarta (p = 0,119). Kata kunci: external eating; status gizi lebih; remaja; DEBQ; cross-sectional