Lenny N. Ali
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Stunting Dengan Keterlambatan Perkembangan Motorik Kasar Dan Halus Pada Baduta Usia 1-2 Tahun Di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo Anita Kurnia Putri; Zuriati Muhamad; Lenny N. Ali
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1591

Abstract

Stunting adalah kondisi gagal tumbuh akibat kekurangan gizi kronis yang ditandai tinggi badan menurut umur(TB/U) <-2 SD, sedangkan perkembangan motorik merupakan peningkatan kemampuan gerak yang meliputimotorik kasar (otot besar) dan motorik halus (otot kecil). Penelitian ini bertujuan menganalisis hubunganstunting dengan keterlambatan perkembangan motorik kasar dan halus pada baduta usia 1-2 tahun di wilayahkerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desaincross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 93 baduta yang dipilih menggunakan simple random sampling.Status stunting diukur berdasarkan indeks TB/U, sedangkan perkembangan motorik dinilai menggunakanDevelopmental Screening Test II (Denver II). Analisis data menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitianmenunjukkan ada hubungan yang signifikan antara stunting dengan perkembangan motorik kasar (p=0.001) danmotorik halus (p=0.001). Baduta yang mengalami stunting memiliki kecenderungan lebih tinggi mengalamiketerlambatan perkembangan motorik dibandingkan baduta yang tidak stunting. Disimpulkan bahwa stuntingberhubungan signifikan dengan keterlambatan perkembangan motorik kasar dan halus pada baduta usia 1-2tahun di wilayah kerja Puskesmas Limboto Kabupaten Gorontalo.
PENGARUH TERAPI BERMAIN TERHADAP INTERAKSI SOSIAL ANAK AUTISME DI SLB NEGERI KOTA GORONTALO Dewi Modjo; lenny N. Ali; Ervina Kilo
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 11 No 01 (2026): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/vp9a0185

Abstract

Latar belakang: Anak autisme mengalami kesulitan dalam komunikasi dan interaksi sosial. Salah satu intervensi yang dapat membantu meningkatkan kemampuan ini adalah terapi bermain, khususnya menggunakan lego sebagai media.Tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh terapi bermain terhadap interaksi sosial anak autisme di SLB Negeri Kota Gorontalo. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pra-eksperimental dengan pendekatan one group pretest-posttest. Sampel berjumlah 15 anak autisme di SLB Negeri Kota Gorontalo, usia 7–10 tahun, yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Intervensi berupa terapi bermain lego diberikan selama 3 sesi. Pengumpulan data menggunakan lembar observasi berdasarkan tiga indikator interaksi sosial. Hasil: Hasil Penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam interaksi sosial anak autisme bahwa pada pre test telah didapatkan nilai rata-rata 1.80 dengan standar deviasi 0.414 pada post test telah didapatkan nilai rata-rata 1.07 dengan standar deviasi 0.285. Hasil uji statistic Wilcoxon diperoleh p-value 0.001 (<α 0.05). Kesimpulan:  Terapi bermain lego efektif dalam meningkatkan interaksi sosial anak autisme. Intervensi ini dapat menjadi salah satu strategi non-farmakologis dalam meningkatkan keterampilan sosial anak dengan gangguan spektrum autisme.