This Author published in this journals
All Journal Pariwisata
Nurdini Ferianti
Universitas Muhammadiyah Bogor Raya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Kegiatan Bermain Ular Tangga Anak Soleh (UTAS) Nurdini Ferianti; Hidjanah Hidjanah; Feti Fatimah
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 12 No 2: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v12i2.2940

Abstract

Dalam pendidikan anak usia dini perkembangan kognitif ialah aspek perkembangan yang sangat penting untuk dikembangkan. Perkembangan kognitif memiliki arti terjadinya perubahan didalam kehidupan seseorang dalam rangka mengamati, memahami, tahu akan sesuatu, mendapatkan informasi, memecahkan masalah. Perkembangan kognitif tidak bisa dipisahkan dengan kecerdasan seorang manusia. Keterampilan dan keberhasilan belajar yang diharapkan didapat oleh seorang anak pada aspek kognitif ialah anak dapat memiliki keterampilan berpikir logis, berpikir kritis, bisa mengungkapkan alasan, mampu mengatasi persoalan dan dapat menemukan hubungan sebab akibat. Dunia anak usia dini ialah bermain, ketika anak bermain anak sangat gembira, Oleh sebab itu kegiatan bermain harus dapat mengembangkan aspek- aspek perkembangan anak. Saat bermain anak berkesempatan memahami dunia, bergaul dengan orang lain, berekspresi dan berkembangnya keterampilan simbolik yang membuat anak aktif membangun pengetahuannya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui kegiatan bermain Ular Tangga Anak Soleh (UTAS). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan empat kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 20anak usia 4-5 tahun di PAUD Bunda Gemilang Kecamatan Nanggung yang terdiri dari 11 anak perempuan dan 9 anak laki laki. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, kegiatan belajar mengajar (KBM), test kognitif, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam peneliatan ini adalah rencana pelaksanaan pembelajaran harian (RPPH), catatan lapangan (field note) dan tes kognitif. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Indikator dari keberhasilan dari penelitian ini adalah apabila perhitungan persentase menunjukkkan 75% atau lebih. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil data yang didapatkan bahwa peningkatan kemampuan kognitif melalui kegiatan bermain UTAS dapat meningkat. Hal ini dapat dilihat dari kenaikan persentase nilai rata-rata akhir persiklus. Pada pra siklus anak baru menunjukan kemampuan kognitif sebanyak 40% , yakni tingkat pencapaian perkembangan belum berkembang. Sedangkan pada siklus 1 mencapai 59% dan di siklus 2 mencapai 85%.
PENGARUH PENGGUNAAN METODE ROLE PLAYING TERHADAP HASIL BELAJAR ANAK DALAM PERKEMBANGAN NILAI AGAMA DAN MORAL ANAK USIA DINI 5-6 Dtakiyatuddaaimah Dtakiyatuddaaimah1; Nurdini Ferianti
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 13 No 1: Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v13i1.3387

Abstract

Salah satu aspek perkembangan anak usia dini adalah perkembangan Nilai Agama dan Moral. Penanaman Nilai Agama dan Moral bisa dilakukan melalui kegiatan pembelajaran menggunakan metode bermain peran. Bermain peran atau role playing adalah metode pembelajaran yang dimana siswa menirukan situasi dari tokoh-tokoh sedemikian rupa dengan tujuan mendramatisasikan dan mengekspresikan tingkah laku, ungkapan, gerak-gerik seseorang dalam hubungan sosial antar manusia. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui adanya hubungan positif antara Pengaruh Penggunaan Metode Role Playing Terhadap Hasil Belajar Anak dalam Perkembangan Nilai Agama dan Moral Anak Usia Dini 5-6 Tahun di PAUD Pelangi CU Rancabungur Bogor. Teori dan jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif. Untuk mendapatkan data empiris pada variabel X (Metode Role Playing) dan Y (Hasil Belajar) yaitu dengan teknik metode eksperimen dan kontrol. Dari hasil perhitungan diperoleh berdasarkan perhitungan uji t-tes yang telah dilakukan dapat diketahui bahwa nilai t-hitung 4,55 dan t-tabel = 2,073873 dengan taraf signifikan. Dengan demikian terdapat hubungan positif antara Pengaruh Penggunaan Metode Role Playing Terhadap Hasil Belajar Anak dalam Perkembangan Nilai Agama dan Moral Anak Usia Dini 5-6 Tahun di PAUD Pelangi CU Rancabungur Bogor.
PENGEMBANGAN KREATIVITAS MELALUI KEGIATAN BERMAIN SAINS PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Nurdini Ferianti; Heru Wardany
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 13 No 2: Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v13i2.3736

Abstract

Usia dini diyakini sebagai masa kreatif yang ditunjukkan anak dalam bentuk kreativitas yang original dengan frekuensi kemunculannya seolah tanpa terkendali. Usia tersebut juga merupakan fase kehidupan yang unik dengan karakteristik khas, baik secara fisik, psikis, sosial, dan moral. Karakteristik ini ditandai dengan kemampuan belajar anak yang luar biasa, yakni keinginan anak untuk belajar aktif dan eksploratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kreativitas anak melalui kegiatan bermain sains. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subyek dalam penelitian ini adalah anak didik usia 5-6 tahun di kelompok B TK Islam Fatimah Cinere Depok, semester II tahun pelajaran 2021/2022. Adapun jumlah anak didik kelompok B TK Islam Fatimah Cinere Depok adalah 10 anak. Penelitian ini bersifat kolaboratif antara peneliti dan guru kelas pendamping. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan kreativitas anak melalui kegiatan bermain sains, yakni kreativitas pra siklus sebesar 26,60%, peningkatan kreativitas siklus I sebesar 54,14% dan peningkatan kreativitas siklus II mencapai 0.833%. Untuk meningkatkan kreativitas anak melalui bermain sains juga didukung oleh beberapa indikator yaitu reaksi kreatif, perhatian, mengaitkan ide atau gagasan dan pengembangan imajinasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengembangan kreativitas dapat ditingkatkan melalui kegiatan bermain sains pada anak.