Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

IMPLEMENTATION OF TAUGHID EDUCATION IN EARsLY CHILDHOOD Ina Winarsih; Puji Yulianty; Heru Wardany
Cakrawala Pedagogik Vol. 9 No. 3 (2025): Cakrawala Pedagogik
Publisher : Sekolah Tinggi Keguruan dan Pendidikan Syekh Manshur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51499/cp.v9i3.862

Abstract

Tawhid education in early childhood is a crucial foundation for developing children's faith, morals, and personality from an early age. This study aims to identify strategies for implementing Tawhid education in early childhood. The research method used was qualitative with a descriptive approach. Data were obtained through interviews, observations, and documentation involving teachers, parents, and early childhood education institutions. Participants were selected purposively to ensure relevance to the research focus. Data were analyzed using thematic analysis techniques to identify patterns and strategies for implementing Tawhid education. The results indicate that Tawhid education is implemented through the practice of worship, role models from parents and teachers, curriculum integration in early childhood education (PAUD), and community support. The discussion emphasizes the importance of collaboration between families, schools, and the community, as well as the need for innovation through the use of digital media. The conclusion suggests that Tawhid education can be effectively instilled from an early age, but further research is needed to evaluate the effectiveness of technology-based methods.
Mendorong Kreativitas Bermain: Pengabdian kepada Guru PAUD di Kabupaten dan Kota Bogor Heru Wardany
Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 5 No. 4 (2025): Juli 2025 - Jurnal Altifani Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/spkn5e58

Abstract

Kurangnya pemahaman guru TK/PAUD terhadap konsep kreativitas dan peran bermain dalam pendidikan anak usia dini menjadi perhatian utama kegiatan ini. Kreativitas penting dikembangkan sejak dini melalui aktivitas bermain yang terarah. Kegiatan pengabdian ini dilakukan dalam bentuk seminar edukatif interaktif pada 18 Januari 2025 di Universitas Muhammadiyah Bogor Raya, diikuti oleh 125 guru PAUD. Prof. Dr. Lydia Freyani Hawadi, M.M., Psikolog membahas konsep, teori, dan urgensi kreativitas anak, sementara Heru Wardany, M.Pd. menyampaikan materi tentang sejarah dan manfaat bermain. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya integrasi bermain dan kreativitas dalam pembelajaran. Temuan ini menegaskan perlunya penguatan kapasitas guru dalam menciptakan lingkungan belajar yang mendukung perkembangan kreativitas anak usia dini. 
PENGEMBANGAN KREATIVITAS MELALUI KEGIATAN BERMAIN SAINS PADA ANAK USIA 5-6 TAHUN Nurdini Ferianti; Heru Wardany
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 13 No 2: Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v13i2.3736

Abstract

Usia dini diyakini sebagai masa kreatif yang ditunjukkan anak dalam bentuk kreativitas yang original dengan frekuensi kemunculannya seolah tanpa terkendali. Usia tersebut juga merupakan fase kehidupan yang unik dengan karakteristik khas, baik secara fisik, psikis, sosial, dan moral. Karakteristik ini ditandai dengan kemampuan belajar anak yang luar biasa, yakni keinginan anak untuk belajar aktif dan eksploratif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kreativitas anak melalui kegiatan bermain sains. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas. Subyek dalam penelitian ini adalah anak didik usia 5-6 tahun di kelompok B TK Islam Fatimah Cinere Depok, semester II tahun pelajaran 2021/2022. Adapun jumlah anak didik kelompok B TK Islam Fatimah Cinere Depok adalah 10 anak. Penelitian ini bersifat kolaboratif antara peneliti dan guru kelas pendamping. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada peningkatan kreativitas anak melalui kegiatan bermain sains, yakni kreativitas pra siklus sebesar 26,60%, peningkatan kreativitas siklus I sebesar 54,14% dan peningkatan kreativitas siklus II mencapai 0.833%. Untuk meningkatkan kreativitas anak melalui bermain sains juga didukung oleh beberapa indikator yaitu reaksi kreatif, perhatian, mengaitkan ide atau gagasan dan pengembangan imajinasi. Kesimpulan dari penelitian ini adalah bahwa pengembangan kreativitas dapat ditingkatkan melalui kegiatan bermain sains pada anak.
PENGARUH PEMBELAJARAN MENDONGENG MELALUI MEDIA BONEKA TANGAN TERHADAP PERKEMBANGAN NILAI MORAL ANAK USIA 5-6 TAHUN DI KB SIROJUL HUDA KECAMATAN CIOMAS` Lucky Dewanti; Heru Wardany; Ririn Tjahyaningsih
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 14 No 1: Juni 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v14i1.3847

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pembelajaran mendongeng melalui media boneka tangan terhadap perkembangan nilai moral anak usia 5-6 tahun di kb sirojul huda kecamatan ciomas pada semester ganjil tahun ajaran 2024/2025. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian preexperimental dengan membandingan nilai pretest dan posttest dari satu kelas terdiri dari 13 siswa. Teknik penggumpulan data dilakukan dengan observasi, praktek di dalam kelas dan dokumentasi. Hasil penilaian pretest dan posttest, dapat di ketahui hasil penilain dimana penilaian perilaku nilai moral anak sangat berkembang signifikan di lihat dari kenaikan persentasi yang semakin meningkat dari hasil nilai terendah 22% dengan katagori anak belum berkembang sehingga dengan 84% dalam katagori anak berkembang sangat baik. Berdasarakan dari daftar distribusi t hitung pada 0,005 dengan db = N-1, 13-1 =12, diperoleh nilai t tabel sebesar 2.179. Dengan demikian t hitung 58,10 lebih besar dari nilai t tabel 1,78, sehingga Ho ditolak dan H1 di terima. Berdasarkan hasil analissi deskripsi, diperoleh nilai ratarata pretes 3,24 dan rata-rata posttest = 7,07. Dilihat dari hasil pretest dan posttest tersebut maka ada pengaruh yang signifikan pembelajaran mendongeng melalui media boneka tangan terhadap nilai moral anak usia 5-6 tahun di KB Sirojul Huda. Berdasarkan perhitungan rumus Uji t berpasangan dependent, diperoleh nilai t hitung = 58,10 dan t tabel = 2.1788. Berdasarkan perhitungan tersebut dapat disimpulkan bahwa Ho ditolak dan H1 diterima karena t hitung lebih besar dari t tabel 58,10 > 2.1788. Hal ini menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan antara nilai rata-rata pretest dan posttest. Sehingga dapat dikatakan ada pengaruh pembelajaran mendongeng melalui media boneka tangan terhadap perkembangan nilai moral anak usia 5-6 tahun di KB Sirojul Huda.