Hidjanah Hidjanah
Universitas Muhammadiyah Bogor Raya

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PHYSICAL MOTOR DEVELOPMENT OF 5-6 YEAR OLD CHILDREN IN JAVANESE AND SUNDANESE CULTURES Nurul Novitasari; cucu soiah; Farah Waheeda Abdul Wahid; Hidjanah Hidjanah; Yulia Nur Annisa; Dyah Kusbiantari; Hastuti Handayani; Mambaun Nikmah; Alfia Rizki Mahmudah; Hawa Solihatul Husna; Hanny Raditya Kumala Sari
Al Hikmah: Indonesian Journal of Early Childhood Islamic Education (IJECIE) Vol 7 No 2 (2023): Desember 2023
Publisher : Universitas Al-Hikmah Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35896/ijecie.v7i2.671

Abstract

In Indonesia, two cultural groups that are rich in tradition and have different ethnic backgrounds are the Javanese and the Sundanese. Although both have deep cultural roots, the differences in culture and traditions between these two tribes can have an impact on approaches to childcare in the development of physical motor skills in children aged 5-6 years. Within this framework, this study aims to fill this knowledge gap by conducting a more in-depth and detailed comparison of physical motor development in 5-6 year old children between Javanese and Sundanese cultures. By understanding these differences, this research will hopefully contribute to the development of better educational approaches and interventions that take into account cultural factors in supporting optimal development in children across both cultural groups. This study aimed to compare physical motor development in children aged 5-6 years between Javanese and Sundanese cultures. The type of research used in this study is qualitative research with a descriptive approach, where this descriptive approach is considered appropriate to examine how the actual level of achievement of physical motor development of children aged 5-6 years between Sundanese and Javanese tribes. The research method involved a cross- sectional survey of 107 randomly selected children from two different cultural groups. Data were collected through direct observation and documentation to assess the physical motor skills of 5-6 year old children. The results showed a significant difference in physical motor development between the two different cultural groups of Sundanese and Javanese. Javanese children showed a higher level of physical motor skills compared to Sundanese children, Javanese children had a faster speed compared to Sundanese children.
Peningkatan Kemampuan Kognitif Anak Melalui Kegiatan Bermain Ular Tangga Anak Soleh (UTAS) Nurdini Ferianti; Hidjanah Hidjanah; Feti Fatimah
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 12 No 2: Desember 2023
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v12i2.2940

Abstract

Dalam pendidikan anak usia dini perkembangan kognitif ialah aspek perkembangan yang sangat penting untuk dikembangkan. Perkembangan kognitif memiliki arti terjadinya perubahan didalam kehidupan seseorang dalam rangka mengamati, memahami, tahu akan sesuatu, mendapatkan informasi, memecahkan masalah. Perkembangan kognitif tidak bisa dipisahkan dengan kecerdasan seorang manusia. Keterampilan dan keberhasilan belajar yang diharapkan didapat oleh seorang anak pada aspek kognitif ialah anak dapat memiliki keterampilan berpikir logis, berpikir kritis, bisa mengungkapkan alasan, mampu mengatasi persoalan dan dapat menemukan hubungan sebab akibat. Dunia anak usia dini ialah bermain, ketika anak bermain anak sangat gembira, Oleh sebab itu kegiatan bermain harus dapat mengembangkan aspek- aspek perkembangan anak. Saat bermain anak berkesempatan memahami dunia, bergaul dengan orang lain, berekspresi dan berkembangnya keterampilan simbolik yang membuat anak aktif membangun pengetahuannya. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak melalui kegiatan bermain Ular Tangga Anak Soleh (UTAS). Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian tindakan kelas (PTK). Penelitian ini terdiri dari dua siklus dan setiap siklus dilaksanakan empat kali pertemuan. Subjek penelitian ini adalah 20anak usia 4-5 tahun di PAUD Bunda Gemilang Kecamatan Nanggung yang terdiri dari 11 anak perempuan dan 9 anak laki laki. Teknik pengumpulan data terdiri dari observasi, kegiatan belajar mengajar (KBM), test kognitif, dan dokumentasi. Instrumen yang digunakan dalam peneliatan ini adalah rencana pelaksanaan pembelajaran harian (RPPH), catatan lapangan (field note) dan tes kognitif. Teknik analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif dan kuantitatif. Indikator dari keberhasilan dari penelitian ini adalah apabila perhitungan persentase menunjukkkan 75% atau lebih. Hasil penelitian menunjukan bahwa hasil data yang didapatkan bahwa peningkatan kemampuan kognitif melalui kegiatan bermain UTAS dapat meningkat. Hal ini dapat dilihat dari kenaikan persentase nilai rata-rata akhir persiklus. Pada pra siklus anak baru menunjukan kemampuan kognitif sebanyak 40% , yakni tingkat pencapaian perkembangan belum berkembang. Sedangkan pada siklus 1 mencapai 59% dan di siklus 2 mencapai 85%.
HUBUNGAN ANTARA KEMAMPUAN BACA TULIS HITUNG DENGAN KESIAPAN MASUK SEKOLAH DASAR Ririn Tjahyaningsih; Hidjanah Hidjanah; Herviana Herviana
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 13 No 1: Juni 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v13i1.3386

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kemampuan baca tulis hitung dengan kesiapan anak masuk sekolah dasar anak TK B AN-NASHR Kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor. Berdasarkan studi pendahuluan, diketahui bahwa kesiapan masuk sekolah dasar berbeda-beda. Salah satu hal yang mempengaruhi adalah kemampuan baca tulis hitung. Jenis penelitian ini adalah penelitian korelasi. Populasi dalam penelitian ini berjumlah 34 anak. Teknik pengumpulan data berupa observasi. Teknik analisis data menggunakan rumus Product Moment pearson. Hasil uji korelasi menujukan terdapat hubungan antara kemampuan baca, tulis, hitung dengan kesiapan masuk sekolah dasar anak TK B AN-NASHR Kecamatan Bojonggede, Kabupaten Bogor. Hal ini dibuktikan dari korelasi product moment diketahui bahwa rxy sebesar 0,438, sedangkan rtabel pada taraf signifikan 0,05 sebesar 0,349. Nilai rhitung lebih besar dari rtabel yakni 0,438 0,349 yang berarti tolak Ho dan HI, Hal ini menunjukan bahwa semakin tinggi kemampuan baca tulis hitung maka semakin tinggi pula kesiapan masuk sekolah dasar pada anak TK AN-NASHR kecamatan Bojonggede Kabupaten Bogor.
IMPLEMENTASI PEMBERIAN MAKANAN SEHAT BERGIZI SEIMBANG DALAM RANGKA MENINGKATKAN STATUS GIZI PESERTA DIDIK PAUD ANAK BUMI CERDAS KECAMATAN SUKMAJAYA KOTA DEPOK Dtakiyatuddaaimah Dtakiyatuddaaimah; Hidjanah Hidjanah
Jurnal Ilmiah Hospitality Vol 13 No 2: Desember 2024
Publisher : Sekolah Tinggi Pariwisata Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/jih.v13i2.3737

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan analisis pemberian makanan sehat bergizi seimbang dalam rangka meningkatkan status gizi peserta didik PAUD Anak Bumi Cerdas untuk penunjang pertumbuhan dan perkembangannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dan menggunakan pendekatan kualitatif. Subjek dalam penelitian ini adalah peserta didik PAUD Anak Bumi Cerdas dan para dewan guru yang terletak di Lingkungan Cipayung Rw 028 Kelurahan Abadijaya Kecamatan Sukmajaya Kota Depok. Dari hasil penelitian diperoleh bahwa peran kepala sekolah, guru, serta orang tua murid dalam pemberian makanan sehat bergizi seimbang untuk meningkatkan status gizi peserta didik sudah baik salah satunya kesehatan anak lebih meningkat, anak mau mengkonsumsi makanan sehat karena baik untuk pertumbuhan dan perkembangan. Peran guru dalam memberikan motivasi dengan bercerita tentang manfaat makanan sehat agar anak mengkonsumsi makanan sehat bergizi seimbang yang sudah dan akan dihidangkan oleh sekolah melalui kerjasama dengan wali murid.