Rosma Nababan
Universitas Audi Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Pendidikan dalam Meningkatkan Kesadaran Ekonomi dan Tanggung Jawab Sosial Generasi Digital Rosma Nababan; Lilis S. Gultom; Nazlah Rachma Panggabean; Dearma Sariani Sinaga; Alvin Zonatan Sagala
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1490

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah membawa perubahan yang signifikan terhadap perilaku ekonomi dan sosial peserta didik Di SMA Nurcahaya Medan ditemukan beberapa permasalahan yang berkaitan dengan rendahnya kesadaran ekonomi dan tanggung jawab sosial siswa Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pendidikan dalam meningkatkan kesadaran ekonomi dan tanggung jawab sosial generasi digital di SMA Nurcahaya Medan Metode penelitian yang digunakan adalah metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus Pengumpulan data dilakukan melalui observasi wawancara dengan guru dan siswa serta dokumentasi kegiatan sekolah Informan penelitian terdiri atas kepala sekolah guru mata pelajaran dan siswa SMA Nurcahaya Medan yang dipilih secara purposive Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kesadaran ekonomi dan tanggung jawab sosial siswa Integrasi materi literasi keuangan pendidikan karakter serta kegiatan proyek sosial dalam pembelajaran mampu meningkatkan pemahaman siswa mengenai pengelolaan keuangan perilaku konsumsi yang bijak dan kepedulian terhadap masyarakat sekitar Selain itu pemanfaatan media digital sebagai sarana pembelajaran interaktif terbukti membantu siswa memahami hubungan antara aktivitas ekonomi dan dampak sosialnya Namun demikian masih terdapat kendala berupa kurangnya program literasi keuangan yang berkelanjutan dan belum optimalnya kolaborasi antara sekolah keluarga dan masyarakat Novelty penelitian ini terletak pada pengintegrasian pendidikan ekonomi pendidikan karakter dan literasi digital dalam satu model pembelajaran yang berorientasi pada pembentukan kesadaran ekonomi dan tanggung jawab sosial generasi digital Penelitian ini menawarkan konsep pembelajaran terpadu yang tidak hanya berfokus pada aspek kognitif tetapi juga pada pembentukan sikap dan perilaku nyata siswa dalam kehidupan sehari hari Ke depan model ini dapat dikembangkan melalui pemanfaatan platform digital berbasis proyek sosial ekonomi untuk memperkuat kompetensi abad ke 21 dan mendukung terciptanya generasi muda yang cerdas secara ekonomi bertanggung jawab secara sosial serta adaptif terhadap perkembangan teknologi < p>
MEMBENTUK GENERASI ANAK YANG SEHAT, AKTIF, DAN CERIA MELALUI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT DI SEKOLAH TK KB PERMATA JAYA TAHUN 2026 Besti Rohana Simbolon; Rameyanti Tampubolon; Rosma Nababan; Dearma Sariani Sinaga; Nazla Rachma Panggabean; Hendrikson R Panjaitan
Publikasi Ilmiah Bidang Pengabdian Kepada Masyarakat (SIKEMAS) Vol. 5 No. 1 (2026): Artikel Pengabdian bulan April-Juni 2026
Publisher : Lafadz Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47353/sikemas.v5i1.5049

Abstract

Low awareness regarding Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) among early childhood students in the post-pandemic era presents a serious challenge for the partner institution. This multidisciplinary service and research initiative integrates Education (kinesthetic learning methods), Communication (visual campaigns and interpersonal persuasion), and Accounting (financial literacy education and healthy budget accountability) at the Permata Jaya Kindergarten and Early Childhood Education Center (TK KB) in 2026. Key issues faced by the partner included children's lack of independent hygiene practices, monotonous health communication, and the absence of a dedicated budget allocation for school sanitation. Implementation methods involved interactive storytelling, the creation of PHBS visual aids, and guidance on preparing a petty cash budget for sanitation needs. Results demonstrated a dramatic 85% increase in children's understanding of PHBS, a 90% improvement in the effectiveness of health messaging, and the establishment of transparent financial reporting for school sanitation. This multidisciplinary collaboration proved effective in fostering healthy habits among children while simultaneously strengthening the governance of school health facilities.