Sukarelawati
Universitas Djuanda Bogor

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Isi dengan Pendekatan Jarum Suntik melalui Close-Up pada Film Dokumenter Seaspiracy Ina Dila Sabrina sabrina; Sukarelawati; Nadia Amalia
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026 Part 2
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1520

Abstract

Praktik penangkapan ikan yang berlebihan (overfishing) memicu krisis penurunan keanekaragaman hayati laut, khususnya populasi hiu global. Indonesia menempati posisi mengkhawatirkan sebagai negara penangkap hiu terbesar di dunia yang menyumbang sekitar 16,8 persen dari total tangkapan global. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemaparan isu perburuan 50 juta hiu per tahun serta menganalisis isi film dokumenter Seaspiracy di Netflix menggunakan pendekatan Teori Jarum Suntik (Hypodermic Needle Theory) melalui unsur sinematografi sudut kamera close-up. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis isi kualitatif (qualitative content analysis). Unit analisis yang dipilih berupa potongan adegan spesifik dalam film dokumenter Seaspiracy pada rentang durasi 00:15:30 hingga 00:30:45 yang memaparkan data dan visualisasi isu kematian hiu. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa sudut kamera close-up (CU-01 sampai CU-05) secara sistematis digunakan untuk menelanjangi detail mikro industri sirip hiu, mulai dari proses pemotongan kasar di atas kapal, komoditas sirip kering, hingga sajian akhir shark fin soup. Penekanan detail melalui jarak shot yang sangat dekat ini berhasil menutup ruang gangguan di luar bingkai (frame) dan memaksa perhatian audiens terpusat penuh. Simpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa penggunaan teknik close-up merepresentasikan mekanisme stimulus-respons Teori Jarum Suntik secara instan, di mana visualisasi tersebut bertindak sebagai instrumen "jarum visual" yang menginjeksikan emosi afektif berupa rasa ngeri, marah, dan iba secara langsung ke dalam kesadaran khalayak pasif demi membangun kesadaran ekologis. Saran bagi peneliti selanjutnya adalah memperluas kajian sinematografi dengan elemen visual lain dan menggunakan metode campuran (mixed methods), sedangkan bagi pembuat film disarankan mempertimbangkan sudut kamera secara matang sebagai instrumen persuasi massa. ; ;
Pengaruh Kredibilitas Influencer Nani Bram terhadap Persepsi Audiens tentang Promosi Line Dance Sebagai Gaya Hidup Sehat Melalui Tiktok Hapiz Hamzah; Agustina Multi Purnomo; Sukarelawati
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026 Part 2
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1523

Abstract

Perkembangan platform sosial seperti TikTok telah memicu munculnya para influencer sebagai komunikator yang berperan dalam mempromosikan pola hidup sehat. Salah satu influencer yang aktif memperkenalkan line dance sebagai aktivitas fisik adalah Nani Bram. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak kredibilitas influencer Nani Bram, yang mencakup dimensi keahlian, kepercayaan, dan daya tarik, terhadap pandangan masyarakat di Bogor mengenai promosi line dance sebagai langkah hidup sehat melalui TikTok. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan desain eksplanatif. Data dikumpulkan melalui kuesioner yang disebarkan kepada 131 responden yang dipilih dengan teknik purposive sampling. Proses analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik deskriptif, pengujian validitas, pengujian reliabilitas, regresi linear sederhana, serta pengujian hipotesis. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa semua instrumen yang digunakan dalam penelitian valid dan sangat reliabel dengan nilai Cronbach’s Alpha mencapai 0,962 untuk variabel kredibilitas influencer dan 0,964 untuk variabel persepsi audiens. Hasil analisis regresi menunjukkan bahwa kredibilitas influencer memiliki pengaruh positif dan mencolok terhadap persepsi audiens dengan koefisien regresi sebesar 0,712, nilai t sebesar 20,171 (p).