Ervina Syahfitri Lubis
Institut Kesehatan Helvetia, Medan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Kepatuhan Pengobatan dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Beras Basah Kecamatan Pangkalan Susu Indah Pertiwi; Azzura Ligo; Hendri Faisal; Denny Akbar Tanjung; Ervina Syahfitri Lubis
All Fields of Science Journal Liaison Academia and Sosiety Vol. 6 No. 2: Juni 2026 Part 2
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/afosj-las.v6i2.1537

Abstract

Diabetes Melitus (DM) Tipe 2 merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengobatan jangka panjang. Kepatuhan dalam mengonsumsi obat merupakan salah satu faktor penting yang memengaruhi keberhasilan terapi dan kualitas hidup pasien. Rendahnya kepatuhan minum obat dapat menyebabkan pengendalian kadar glukosa darah yang kurang optimal sehingga meningkatkan risiko komplikasi dan menurunkan kualitas hidup pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Beras Basah Kecamatan Pangkalan Susu. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 81 pasien Diabetes Melitus Tipe 2 yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner kepatuhan minum obat dan kuesioner kualitas hidup yang telah memenuhi kriteria penelitian. Analisis data dilakukan secara univariat untuk menggambarkan karakteristik responden dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan 95 persen (α = 0,05). Karakteristik responden didominasi oleh perempuan (73 persen), berusia di atas 50 tahun (80,0 persen), berpendidikan SD/ tidak bersekolah (49 persen), dan ibu rumah tangga/ tidak bekerja (70 persen). Sebagian besar responden memiliki tingkat kepatuhan minum obat kategori sedang (74 persen), sedangkan 26 persen memiliki kepatuhan rendah dan tidak terdapat responden dengan kepatuhan tinggi. Mayoritas responden memiliki kualitas hidup yang baik (84 persen), sedangkan 16 persen memiliki kualitas hidup buruk. Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pasien Diabetes Melitus Tipe 2 (p = 0,001). Terdapat hubungan yang bermakna antara tingkat kepatuhan minum obat dengan kualitas hidup pasien Diabetes Melitus Tipe 2 di Puskesmas Beras Basah Kecamatan Pangkalan Susu. Peningkatan kepatuhan minum obat melalui edukasi, konseling, dan pendampingan berkelanjutan diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup pasien serta mencegah terjadinya komplikasi Diabetes Melitus Tipe 2. Kata Kunci: ; kepatuhan minum obat, kualitas hidup; pasien; Puskesmas