Pin Pin
Universitas Darma Agung Medan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peningkatan Literasi Politik dan Kapasitas Manajemen Masyarakat melalui Webinar Partisipasi Publik dan Tata Kelola Pemerintahan Daerah Digital Khairuddin Tampubolon; Anto Tulim; Marihot Manullang; Pin Pin; Darmawan Sriyanto; Chairina; Tina Herianty Masitah
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v6i2.1353

Abstract

Perkembangan teknologi digital telah mendorong perubahan dalam tata kelola pemerintahan daerah dan pola partisipasi masyarakat dalam kehidupan demokrasi. Namun, rendahnya literasi politik dan kemampuan manajemen masyarakat masih menjadi tantangan dalam mendukung implementasi pemerintahan daerah berbasis digital. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi politik dan kapasitas manajemen masyarakat melalui webinar tentang partisipasi publik dan tata kelola pemerintahan daerah digital. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif melalui webinar daring yang melibatkan masyarakat umum, mahasiswa, aparatur pemerintah daerah, organisasi masyarakat, dan kelompok pemuda. Kegiatan dilaksanakan melalui tahapan persiapan, penyampaian materi, diskusi interaktif, evaluasi, dan tindak lanjut kegiatan. Materi yang diberikan meliputi literasi politik, partisipasi publik, pemerintahan digital, penggunaan layanan publik berbasis elektronik, serta penguatan kapasitas manajemen masyarakat di era digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta mengenai pentingnya partisipasi publik dalam proses pemerintahan daerah digital, penggunaan teknologi informasi dalam pelayanan publik, serta kesadaran terhadap penggunaan media digital secara bijaksana. Selain itu, peserta juga memperoleh pemahaman mengenai pentingnya kolaborasi antara masyarakat dan pemerintah dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan partisipatif. Kegiatan webinar dinilai efektif sebagai media edukasi masyarakat karena mampu menjangkau peserta dari berbagai wilayah secara fleksibel dan interaktif. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat mendukung penguatan demokrasi digital dan peningkatan kualitas partisipasi masyarakat dalam tata kelola pemerintahan daerah berbasis teknologi informasi.
Penguatan Kompetensi Berbahasa Inggris Melalui Pendidikan dan Pelatihan Kreatif dalam Mewujudkan Generasi Cerdas dan Berwawasan Lingkungan di Sma Nurcahaya Medan Alvin Zonatan Sagala; Pin Pin; Lilis S. Gultom; Jonner Lumbal Gaol; Joslen Sinaga; Jelita Panjaitan
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v6i2.1480

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilatar belakangi oleh masih terbatasnya kompetensi berbahasa Inggris siswa serta rendahnya integrasi isu lingkungan dalam proses pembelajaran di sekolah. Di SMA Nurcahaya Medan, pembelajaran bahasa Inggris cenderung berfokus pada aspek teoritis dan belum optimal dalam mengembangkan kemampuan komunikatif serta kesadaran lingkungan siswa. Kondisi ini menuntut adanya inovasi melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan yang tidak hanya meningkatkan keterampilan berbahasa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai kepedulian terhadap lingkungan sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda. Tujuan kegiatan ini adalah untuk memperkuat kompetensi berbahasa Inggris siswa melalui pendekatan kreatif serta menumbuhkan wawasan dan sikap peduli lingkungan. Program ini dirancang agar siswa mampu menggunakan bahasa Inggris secara aktif, kontekstual, dan komunikatif, khususnya dalam mengangkat tema-tema lingkungan. Dengan demikian, kegiatan ini diharapkan dapat berkontribusi dalam mewujudkan generasi yang cerdas, adaptif, serta memiliki kesadaran ekologis yang baik. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini meliputi penyuluhan, pelatihan interaktif, praktik langsung, serta pendampingan. Kegiatan dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan berbagai teknik seperti role play, diskusi kelompok, presentasi, dan pembuatan konten kreatif berbahasa Inggris bertema lingkungan. Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kemampuan siswa dalam penggunaan kosakata, struktur kalimat, serta kepercayaan diri dalam berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris. Selain itu, terjadi peningkatan pemahaman dan kepedulian siswa terhadap isu-isu lingkungan di sekitar mereka. Kebaruan dari kegiatan pengabdian ini terletak pada integrasi antara penguatan kompetensi bahasa Inggris dengan pendidikan lingkungan melalui pendekatan kreatif dan kontekstual yang disesuaikan dengan kondisi SMA Nurcahaya Medan. Program ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan linguistik, tetapi juga menggabungkannya dengan nilai-nilai keberlanjutan lingkungan dalam satu model pelatihan yang aplikatif dan relevan dengan kebutuhan siswa. Pendekatan ini memberikan kontribusi baru dalam pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat, khususnya dalam menciptakan pembelajaran bahasa yang lebih bermakna, inovatif, serta mampu menjawab tantangan global sekaligus kebutuhan nyata di lingkungan sekolah.