EIli Afrida
Universitas Pembinaan Masyarakat Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Tani melalui Edukasi Manajemen Agribisnis, Literasi Keuangan, Perlindungan Hukum, dan Komunikasi Bahasa Inggris di Era Digital Yusri Yusri; Frederick Rudy Sentosa Rajagukguk; Jenda Ingan Mahuli; EIli Afrida; Doni Efrizah; Mohd. Idris Dalimunthe; Fider Lumban Batu
Journal Liaison Academia and Society Vol 6 No 2: Juni 2026
Publisher : Lembaga Komunikasi dan Informasi Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58939/j-las.v6i2.1355

Abstract

Pemberdayaan kelompok tani menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan di era digital yang ditandai dengan perubahan sistem ekonomi dan teknologi yang sangat cepat. Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas kelompok tani melalui edukasi manajemen agribisnis, literasi keuangan, perlindungan hukum, dan komunikasi bahasa Inggris dalam menghadapi tantangan globalisasi dan digitalisasi sektor pertanian. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakan pendekatan partisipatif edukatif melalui pelatihan dan pendampingan yang dilakukan secara daring dan interaktif. Materi yang diberikan mencakup pengelolaan usaha tani berbasis agribisnis, pencatatan dan pengelolaan keuangan usaha, pemahaman dasar hukum pertanian, serta pengenalan istilah bahasa Inggris dalam konteks agribisnis global. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman dan keterampilan peserta dalam mengelola usaha pertanian secara lebih profesional, terstruktur, dan berorientasi pasar. Peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran akan pentingnya literasi keuangan dan perlindungan hukum dalam menjaga keberlanjutan usaha tani. Selain itu, kemampuan komunikasi bahasa Inggris dasar mulai berkembang sebagai bekal menghadapi pasar global. Metode pelatihan berbasis partisipatif dinilai efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman peserta. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan kelompok tani yang berkelanjutan dalam mendukung transformasi pertanian modern di era digital.