Casnuri
Universitas Respati Yogyakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN PENGETAHUAN TENTANG HIV/AIDS DENGAN STIGMA KEPALA KELUARGA TERHADAP ODHA DI NOTOYUDAN KOTA YOGYAKARTA Setyo Mahanani Nugroho; Casnuri; Maratusholikhah Nurtyas; Nurulistyawan Tri Purnanto; Nonik Ayu Wantini
The Shine Cahaya Dunia S-1 Keperawatan Vol. 6 No. 2 (2021): THE SHINE CAHAYA DUNIA - S1 KEPERAWATAN
Publisher : LPPM Universitas An Nuur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35720/

Abstract

Latar Belakang: Salah satu hambatan paling besar dalam pencegahan dan penanggulangan Human Imunnodeficiency Virus/Acquired Immune Deficiency Syndrom (HIV/AIDS) di Indonesia adalah masih tingginya stigma dan diskriminasi terhadap orang dengan HIV/AIDS (ODHA). Stigma terjadi karena kurangnya pemahaman masyarakat terhadap cara penularanHIV/AIDS, pencegahan HIV/AIDS. Semakin rendah tingkat pengetahuan seseorang maka semakin tinggi kemungkinan memiliki stigma terhadap ODHA.  Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan stigma kepala keluarga terhadap ODHA.Metode: Desain penelitian adalah cross sectional. Teknik sampling dengan Accidental Sampling,jumlah sampel penelitian 41 kepala keluarga,  instrument penelitian menggunakan kuesioner.Analisis data menggunakan uji Kendall Tau.Hasil: Hasil analisis univariat karakteristik umur responden mayoritas 31-49 tahun sebanyak 33 responden (80,5%), mayoritas responden mendapatkan informasi HIV/AIDS dari media masa sebanyak 22 orang (53,7%), rata-rata pengetahuan responden memiliki pengetahuan cukup tentang HIV/AIDS yaitu 20 orang (48,8%), mayoritas responden memiliki stigma rendah sebanyak 21 orang (51,2%). Analisis bivariat dilakukan dengan uji statistik Kendall Tau didapatkan nilai p-value=(0,138)>0,05, berarti tidak ada hubungan antara pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan stigma kepala keluarga terhadap ODHA.Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan pengetahuan tentang HIV/AIDS dengan stigma kepala keluarga(KK) terhadap ODHA.
PENGARUH PAK EGI (PAKET EDUKASI GIZI) SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN STUNTING DI DUSUN SIDOKERTO KALURAHAN PURWOMARTANI KAPANEWON KALASAN DIY Casnuri; Endang Lestiawati; Nur Hayani
The Shine Cahaya Dunia Ners Vol 8 No 2 (2023): THE SHINE CAHAYA DUNIA NERS
Publisher : LPPM UNAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35270/ybt71q88

Abstract

Latar Belakang : Prevalensi stunting merupakan salah satu masalah gizi terbesar pada balita di Indonesia. Berdasarkan survei Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021 menyebutkan prevalensi stunting sebesar 24,4%. Angka ini masih jauh dari angka prevalensi yang ditargetkan dalam RPJMN 2020-2024, yakni 14%. Kejadian stunting balita merupakan cerminan kurang gizi kronik yang didapatkan sejak dalam kandungan, keadaan ini akan berlanjut hingga remaja bahkan menjadi dewasa stunting dengan segala konsekuensinya. Kebiasaan anak mengkonsumsi makanan instan berdampak terhadap ketidaksukaan anak mengkonsumsi sayuran atau anak mempunyai  kecenderungan mengkonsumsi bahan makanan tertentu. Mengenalkan makanan  sehat pada anak sangat penting agar anak mengetahui macam macam makanan  sehat yang diperlukan oleh tubuhnya. Anak mampu mengetahui manfaat makan makanan sehat yang ada pedoman gizinya dan boleh dimakan atau sehat, anak akan menolaknya. Keluarga terutama ibu memiliki peran krusial untuk pencegahan dan penanganan masalah stunting atau anak kerdil. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh edukasi terhadap tingkat pengetahuan dan upaya pencegahan stunting anak usia Balita di Dusun Sidokerto Kalurahan Purwomartani Kapanewon Kalasan DIY. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengetahuan dan keterampilan ibu hamil dan ibu balita sebelum dan sesudah diberikan intervensi pendidikan gizi.  Metode: Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah Quasi Eksperimen dengan rancangan one group pre-test and post-test design Nonequivalent Control Group, teknik pengambilan total sampling dengan jumlah sampel sebanyak 15 orang ibu balita pada kelompok perlakuan dan kontrol. Data pengetahuan gizi diperoleh dengan kuesioner, data keterampilan diperoleh dengan observasi ceklist, dan edukasi gizi diberikan selama 2x dengan jarak interval 2 minggu menggunakan media leaflet dan ceramah. Data dianalisis menggunakan uji perbedaan paired t-test dan Wilcoxon. Pengambilan data menggunakan intrumen penelitian berupa kuesioner yang  terdiri dari data demografi, pengetahuan orang dan upaya orang tua tua terhadap stunting. Hasil: Hasil penelitian menunjukkan bahwa ada pengaruh pemberian paket edukasi gizi terhadap pengetahuan sebagai upaya pencegahan stunting dengan p value 0,000. Kesimpulan: Berdasarkan hasil tersebut diharapkan upaya preventif di masyarakat dapat dilakukan dengan optimal dan berkesinambungan.