Kajian ini bertujuan menganalisis strategi perusahaan dalam memanfaatkan pasar modal sebagai sumber pendanaan di era ekonomi digital. Perkembangan teknologi keuangan, platform investasi digital, kecerdasan buatan, big data, dan blockchain telah memperluas akses investor serta mengubah pola pendanaan perusahaan. Penelitian ini menggunakan metode Systematic Literature Review dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh dari 8 artikel ilmiah yang diterbitkan pada periode 2019 sampai 2025 melalui Google Scholar, Garuda, dan ScienceDirect. Hasil kajian menunjukkan bahwa pasar modal berperan strategis dalam mendukung transformasi digital, inovasi produk, ekspansi usaha, dan peningkatan daya saing perusahaan. Strategi utama yang perlu dilakukan perusahaan meliputi penguatan tata kelola, peningkatan transparansi informasi, pemanfaatan teknologi digital, pengelolaan risiko, dan pembangunan kepercayaan investor. Temuan juga menunjukkan bahwa digitalisasi pasar modal meningkatkan kemudahan akses investasi, efisiensi transaksi, serta partisipasi investor ritel, khususnya generasi muda. Namun, perusahaan masih menghadapi tantangan berupa rendahnya literasi keuangan, keterbatasan infrastruktur digital, risiko keamanan informasi, dan volatilitas pasar. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan pasar modal tidak hanya berkaitan dengan perolehan modal, tetapi juga menjadi instrumen strategis untuk memperkuat nilai perusahaan dan keberlanjutan bisnis di tengah ekonomi digital. Implikasi praktis penelitian ini menegaskan pentingnya kesiapan digital, komunikasi korporasi, dan kebijakan pasar modal yang adaptif bagi pertumbuhan perusahaan nasional secara berkelanjutan.