Nurhayati Simatupang
Program Studi Ilmu Keolahragaan dan Kesehatan, Universitas Negeri Medan

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Efektivitas Metode RICE terhadap Pemulihan Cedera Ringan Pergelangan Tangan Atlet Karate: Studi Kasus: Perguruan Karate Do TAKO Indonesia Dojo Brigjend Katamso Manggaga Silalahi; Rizky Zakiyah Harahap; Nurhayati Simatupang
Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/medis.v1i2.160

Abstract

Olahraga karate merupakan salah satu cabang olahraga bela diri yang populer di Indonesia, baik sebagai sarana kebugaran, bela diri praktis, maupun olahraga prestasi. Sebagai olahraga full contact, karate menuntut komponen fisik yang prima, meliputi kecepatan, kekuatan, kelenturan, dan ketepatan teknik. Dalam praktiknya, atlet karate sering kali dihadapkan pada situasi latihan dengan intensitas tinggi serta simulasi pertandingan (kumite) yang melibatkan benturan fisik secara langsung. Kondisi ini menempatkan para atlet pada risiko cedera yang sangat tinggi, mulai dari cedera ringan hingga cedera berat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode RICE secara segera setelah terjadinya cedera efektif dalam mempercepat proses pemulihan atlet. Terjadi penurunan skala nyeri yang signifikan pada seluruh subjek (rata-rata penurunan skala VAS dari kategori nyeri sedang ke nyeri ringan/hilang). Selain itu, pembengkakan (edema) dapat diminimalisir dengan cepat, dan fleksibilitas. Metode RICE terbukti sangat efektif sebagai langkah penanganan pertama dalam memulihkan cedera ringan pergelangan tangan pada atlet karate di Perguruan Karate Do TAKO Indonesia Dojo Brigjend Katamso. Disarankan bagi para pelatih dan pengurus dojo untuk memberikan edukasi standar mengenai protokol RICE sebagai bagian dari manajemen cedera mandiri di lingkungan dojo.
Efektivitas Terapi Massage Terhadap Penurunan Nyeri Cedera Pada Atlet Gulat PGSI Kota Medan Wilda Fitria; Stepfany Lasma Rito Tampubolon; Muhammad Dani; Nurhayati Simatupang
Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/medis.v1i2.189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi karakteristik cedera yang dialami atlet gulat di Pengurus Kota Persatuan Gulat Seluruh Indonesia (PGSI) Kota Medan, mengevaluasi kemampuan gerak melalui pemeriksaan Range of Motion (ROM), serta mendeskripsikan penerapan sport massage dan program pencegahan cedera dalam proses pemulihan atlet. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif dan desain studi kasus eksploratif. Subjek penelitian dipilih secara purposive sampling dari atlet yang memiliki riwayat cedera persendian. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, pengukuran antropometri, dan asesmen ROM yang meliputi gerak aktif, pasif, dan resis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cedera yang paling sering terjadi berada pada sendi bahu, siku, punggung dan lutut. Sebagian besar kasus merupakan cedera berulang (re-injury) yang disebabkan oleh pemulihan yang tidak tuntas dan kesalahan posisi gerak saat latihan maupun pertandingan. Hasil asesmen ROM menunjukkan adanya keterbatasan gerak, kekakuan sendi, serta nyeri saat pengujian gerak resis. Penerapan sport massage membantu mengurangi ketegangan otot, meningkatkan sirkulasi darah, dan mempercepat pemulihan jaringan. Selain itu, program pencegahan cedera melalui latihan penguatan dan fleksibilitas berperan dalam mengurangi risiko cedera berulang. Dengan demikian, kombinasi asesmen ROM, sport massage, dan latihan preventif dapat mendukung pemulihan serta menjaga performa atlet gulat.
PENGARUH LATIHAN MENGGUNAKAN HAND PADDLE TERHADAP PENINGKATAN KECEPATAN RENANG GAYA BEBAS 50 METER PADA ATLET Nurhayati Simatupang; Kayla Nurhajizah; Humul Hasanah Br Sagala; Aprialdi Samosir; Yolanda Grezia Purba; Wahyu Evan Sinambela
Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara Vol. 1 No. 2 (2026): Juni: Medis: Jurnal Inovasi Kesehatan dan Medika Nusantara
Publisher : Lembaga Penerbit Penelitian Multidisipliner

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.67096/medis.v1i2.234

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan membuktikan secara empiris besarnya pengaruh program latihan menggunakan hand paddle terhadap peningkatan kecepatan renang gaya bebas jarak 50 meter pada atlet. Metode penelitian yang digunakan adalah eksperimen semu (quasi experiment) dengan desain One-Group Pretest-Posttest Design. Penelitian dilaksanakan di Kolam Renang Universitas Negeri Medan selama 10 minggu (10 pertemuan), melibatkan 15 orang mahasiswa olahraga sebagai subjek penelitian yang dipilih secara purposif. Instrumen yang digunakan adalah tes kecepatan renang gaya bebas 50 meter dengan stopwatch berstandar. Teknik analisis data menggunakan uji Paired Sample T-Test berbantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata waktu tempuh pre-test sebesar 30,96 detik dan post-test sebesar 29,99 detik, dengan selisih rata-rata 0,97 detik. Nilai t hitung sebesar 6,65 dengan Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, sehingga H₀ ditolak dan H₁ diterima. Disimpulkan bahwa latihan menggunakan hand paddle berpengaruh signifikan terhadap peningkatan kecepatan renang gaya bebas 50 meter pada atlet. Temuan ini mendukung penerapan resistance training berbasis alat bantu sebagai strategi latihan yang efektif dalam cabang olahraga renang.