Abdurrahman
Universitas Muhammadiyah Makassar

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Penerapan Teori Sosial Kritis Dalam Penguatan Pendidikan Agama Islam Abdurrahman
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 1 No. 3 (2025): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (November)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan teori sosial kritis dalam penguatan Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai upaya membangun kesadaran, emansipasi, dan transformasi sosial di lingkungan pendidikan. Teori sosial kritis, yang berakar dari pemikiran Frankfurt School dan tokoh-tokoh seperti Jürgen Habermas, dipandang relevan untuk menyoroti praktik pendidikan agama yang tidak hanya menekankan aspek normatif-doktrinal, tetapi juga menumbuhkan daya kritis peserta didik terhadap realitas sosial, budaya, dan politik kontemporer. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan pendekatan analisis konten terhadap jurnal-jurnal ilmiah terkait pendidikan agama Islam dan teori kritis. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan teori sosial kritis dalam PAI berimplikasi pada tiga dimensi utama: (1) pembebasan pendidikan agama dari sekadar transfer dogma menuju praksis transformatif; (2) penguatan literasi kritis peserta didik terhadap isu-isu ketidakadilan sosial, radikalisme, dan degradasi moral; serta (3) konstruksi pendidikan agama yang lebih dialogis, partisipatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat modern. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan teori sosial kritis dapat memperkaya paradigma PAI, sehingga tidak hanya membentuk kesalehan individual tetapi juga melahirkan kesadaran sosial dan tanggung jawab kolektif. Dengan demikian, integrasi teori sosial kritis dalam pendidikan agama Islam merupakan langkah strategis untuk membangun generasi muslim yang religius, kritis, dan transformatif dalam menghadapi dinamika global.
Pendidik dan Pengembangan Kurikulum, Telaah Standar Kompetensi Profesional Guru PAI Ahmad Abdullah; Abdurrahman
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Juli)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

An ideal curriculum should adapt to changing times and address students' actual needs. Teachers play a vital role in curriculum planning to create relevant and engaging learning experiences. Professional teacher competence, encompassing knowledge, attitudes, and teaching skills, is essential for implementing Islamic educational values effectively. However, challenges such as limited learning resources, media, and supporting facilities remain. Therefore, this paper recommends stronger collaboration among the government, educational institutions, and the community to enhance teachers' professional competence and develop standardized, humanistic Islamic Education (PAI) curricula across educational institutions.  
Pendidik Dan Pengembangan Kurikulum, Telaah Standar Kompetensi Profesional Guru PAI Ahmad Abdullah; Abdurrahman
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Juli)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kurikulum yang ideal harus mampu beradaptasi dengan perkembangan waktu dan zaman, serta memenuhi kebutuhan siswa secara nyata. Pada dasarnya guru aktif dalam perencanaan kurikulum sangat dibutuhkan untuk menciptakan proses pembelajaran yang relevan dan menarik bagi peserta didik. Di samping itu, standar kompetensi profesional guru, yang mencakup pengetahuan, sikap dan keterampilan mengajar, menjadi kunci dalam menerapkan nilai-nilai pendidikan islam. Namun, beberapa tantangan yang masih sering terdapat dalam hal kurangnya sumber daya media dan perangkat lainnya. Oleh karena itu tulisan ini merekomendasikan adanya sinergi pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat untuk meningkatkan kompetensi professional guru dan pengembangan kurikulum pai yang berstandar,humanis dalam setiap institusi pendidikan.