Abdul Fadhil
Pendidikan Agama Islam, Universitas Negeri Jakarta, Jakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Arsitektur Ilmu Dalam Peradaban Islam: Ketika Wahyu, Akal, Dan Budaya Berkolaborasi Arinda Madania; Anindya Kirana; Muhammad Al Fatih Ramdahani; Ahmad Naffakhi; Abdul Fadhil
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Juli)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Peradaban Islam telah lama dikenal sebagai salah satu peradaban besar dunia yang melahirkan kemajuan luar biasa dalam berbagai bidang ilmu pengetahuan. Kemajuan tersebut tidak lahir secara tiba-tiba, melainkan melalui proses panjang yang melibatkan sinergi antara wahyu, akal, dan budaya. Artikel ini bertujuan menganalisis konstruksi ilmu dalam peradaban Islam yang terbentuk dari perpaduan ketiga unsur tersebut dalam proses perkembangan intelektual umat Islam. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai literatur sejarah, pemikiran Islam, dan perkembangan peradaban klasik. Analisis dilakukan secara deskriptif-analitis melalui pengkajian sumber primer dan sekunder untuk melihat keterkaitan antara nilai keagamaan, rasionalitas, dan interaksi sosial-budaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemajuan peradaban Islam lahir dari integrasi ajaran Al-Qur'an, tradisi berpikir kritis, dan keterbukaan terhadap budaya luar. Pembahasan lebih lanjut memperlihatkan bahwa interaksi tersebut memperkaya khazanah keilmuan Islam di berbagai bidang, baik keagamaan maupun keilmuan umum, serta membentuk fondasi peradaban yang berkelanjutan.
Islamophobia dan Tantangan Identitas Muslim: Refleksi Sejarah dan Realita Kontemporer Zahwa Nurainiyah; Astried Yusriah; Amirul Mujahidin; Haekal Nadhil Raziq; Abdul Fadhil
Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam Vol. 2 No. 1 (2026): Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam (Juli)
Publisher : Al-Ilmiya: Jurnal Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Islamophobia merupakan fenomena global yang semakin menguat pasca tragedi 11 September 2001, ditandai dengan meningkatnya stereotip, diskriminasi, dan kekerasan terhadap umat Muslim di berbagai belahan dunia. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep dan akar historis Islamophobia, perkembangannya di era modern, tantangan identitas Muslim kontemporer, serta strategi yang dapat ditempuh dalam menghadapinya. Hasil kajian menunjukkan bahwa Islamophobia tidak lahir secara tiba-tiba, melainkan merupakan akumulasi dari benturan historis antara dunia Islam dan Barat, pengaruh orientalisme, serta konstruksi media yang sistematis. Di era kontemporer, umat Muslim menghadapi tantangan identitas yang kompleks, mulai dari tekanan asimilasi, krisis identitas generasi muda Muslim di negara minoritas, hingga stigmatisasi simbol-simbol keislaman. Untuk menghadapi fenomena ini, diperlukan strategi terpadu yang mencakup penguatan pendidikan Islam moderat, optimalisasi dakwah digital, serta advokasi kebijakan berbasis dialog antaragama dan koalisi lintas identitas.