Mukhammad Ai'nurrofiq
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Permasalahan Siswa SMP Kota Serang dalam Pembelajaran Matematika di Sekolah Dinar Nirmalasari; Mukhammad Ai'nurrofiq; Allisa Diyan Salsabila; Irtiyah Khoiriyah; Muhammad Rahman; Misbah Munir
Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika Vol 19, No 1 (2026): JPPM (Jurnal Penelitian dan Pembelajaran Matematika) Volume 19 Nomor 1 Februari
Publisher : Universitas Sultan Ageng Tirtayasa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62870/jppm.v19i1.38508

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi numerasi dan hasil capaian matematika siswa pada tingkat internasional maupun nasional menjadi latar belakang utama dilakukannya penelitian ini. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan secara mendalam akar permasalahan pembelajaran matematika di sekolah menengah pertama melalui tinjauan faktor kognitif, cara mengajar, serta kondisi psikologis siswa. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan melakukan studi di tiga sekolah menengah pertama negeri di Kota Serang. Data dihimpun melalui pengamatan langsung di kelas, wawancara mendalam kepada guru dan siswa, serta pengumpulan dokumen pendukung. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa hambatan terbesar bersumber dari aspek kognitif, di mana siswa mengalami kesulitan mendasar dalam memahami konsep abstrak dan cenderung hanya menghafal rumus tanpa pemahaman yang mendalam. Selain itu, metode pengajaran guru yang masih bersifat satu arah dan kurangnya penggunaan media pembelajaran berbasis teknologi menciptakan kejenuhan bagi siswa. Kendala ini diperparah dengan adanya kecemasan matematika yang membuat siswa merasa takut dan tidak percaya diri untuk berpartisipasi aktif di kelas. Sebagai simpulan, permasalahan matematika siswa di Kota Serang bersifat sistemik yang melibatkan rapuhnya konstruksi pengetahuan, metode mengajar yang monoton, serta hambatan mental. Penelitian ini menyarankan perlunya transformasi pembelajaran melalui pemeriksaan kemampuan awal siswa, penggunaan media yang lebih interaktif, dan penciptaan suasana kelas yang mendukung kesehatan mental siswa.