Nuriyatul Muzakiya
UIN Palangka raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Memuliakan Perempuan dalam Hadis Nabi: Reinterpretasi Hadis dalam Perspektif Relasi Gender Nuriyatul Muzakiya; Syaira Latifa
Religion : Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya Vol. 5 No. 3 (2026): Religion: Jurnal Agama, Sosial, dan Budaya (Mei - Juni 2026)
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/religion.v5i3.1493

Abstract

Fenomena diskusi mengenai hadis seputar perempuan masih kerap memicu perdebatan sengit di masyarakat. Hal ini sering kali dipicu oleh interpretasi tekstual yang kaku, sehingga memunculkan persepsi keliru bahwa Islam memposisikan perempuan lebih rendah daripada laki-laki. Padahal, prinsip dasar Islam justru sangat menekankan penghormatan dan kemuliaan perempuan, baik dalam ranah domestik maupun sosial. Artikel ini bertujuan meneliti kembali hadis-hadis tersebut melalui kacamata relasi gender untuk menemukan makna yang lebih kontekstual dan berkeadilan. Menggunakan metode studi literatur, penelitian ini mengeksplorasi sumber primer seperti Al-Qur’an dan kitab hadis, serta literatur kontemporer. Melalui pendekatan deskriptif-analitis, ditemukan bahwa banyak hadis yang sering disalah pahami sebenarnya mengandung pesan perlindungan dan penghormatan yang mendalam jika ditinjau dari latar belakang sejarahnya. Hasil kajian menegaskan bahwa hubungan laki-laki dan perempuan dalam Islam bukanlah pola dominasi, melainkan kemitraan (mubadalah) yang berlandaskan kasih sayang dan tanggung jawab bersama. Reinterpretasi ini menjadi krusial untuk menghadirkan wajah Islam yang lebih adil, manusiawi, dan relevan dengan dinamika kehidupan modern saat ini.
DONASI DIGITAL SEBAGAI EKSPRESI FILANTROPI ISLAM DI ERA JARINGAN: ANALISIS PERSPEKTIF MANUEL CASTELLS PADA INSTAGRAM @KITABISA.COM Nuriyatul Muzakiya; Syaira Latifa; Hapijaturrahmah; Desi Erawati
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 3 No. 1 (2026): Januari - Juni | Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v3i1.400

Abstract

Donasi digital, sebagai wujud kontemporer dari filantropi Islam, mengalami transformasi yang signifikan seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi digital, beralih dari praktik amal tatap muka menuju platform online dan media sosial. Fenomena ini tampak jelas dalam berbagai penggalangan dana untuk korban bencana di Aceh dan wilayah Sumatra yang mampu menjangkau partisipasi masyarakat luas dalam waktu singkat. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana donasi digital, yang dipahami dalam kerangka filantropi Islam, membentuk pola solidaritas sosial serta implikasinya dalam perspektif masyarakat jaringan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi literatur dan pengamatan terhadap kampanye donasi di Instagram. Hasil kajian menunjukkan bahwa donasi digital mempermudah partisipasi masyarakat dan memperluas jangkauan solidaritas, namun sekaligus menghadirkan dinamika baru dalam hubungan sosial. Dalam perspektif masyarakat jaringan Manuel Castells, praktik ini mencerminkan terbentuknya relasi sosial berbasis jaringan yang bergantung pada arus informasi dan kekuatan koneksi digital.