Syaira Latifa
Universitas Islam Negeri Palangka Raya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Wajah Penafsiran Al-Qur’an: Dialog antara Tafsir Tahlili Kemenag RI dan Tafsir al-Mishbah Muhammad Amin Badali; Nuriyatul Muzakiya; Lasmiati Radiah; Syaira Latifa
Literasi : Jurnal Kajian Keislaman Multi-Perspektif Vol. 5 No. 2 (2025): June 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/literasi.v5i2.13621

Abstract

Kajian tafsir Al-Qur’an di Indonesia menunjukkan perkembangan yang dinamis, terutama melalui munculnya karya-karya tafsir kontemporer seperti Tafsir Tahlili Kemenag RI dan Tafsir al-Mishbah. Artikel ini bertujuan memetakan titik temu dan titik lain antara keduanya, dengan menelaah metode penafsiran, pola pendekatan, serta karakter hermeneutik yang digunakan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif melalui kajian kepustakaan dengan menganalisis sumber primer berupa kedua tafsir tersebut, serta literatur pendukung dari buku dan artikel ilmiah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua tafsir memiliki kesamaan dalam relevansi sosial, penggunaan warisan klasik, serta komitmen terhadap moderasi, namun berbeda dalam gaya bahasa, ekspresi metodologis, dan kedalaman refleksi kontekstual. Tafsir Kemenag lebih sistematis dan institusional, sedangkan al-Mishbah lebih personal, komunikatif, dan humanis. Temuan ini penting sebagai kontribusi untuk memperkuat pemahaman terhadap keragaman tafsir Indonesia serta mengembangkan pendekatan penafsiran yang lebih menyeluruh dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat modern
DONASI DIGITAL SEBAGAI EKSPRESI FILANTROPI ISLAM DI ERA JARINGAN: ANALISIS PERSPEKTIF MANUEL CASTELLS PADA INSTAGRAM @KITABISA.COM Nuriyatul Muzakiya; Syaira Latifa; Hapijaturrahmah; Desi Erawati
Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan Vol. 3 No. 1 (2026): Januari - Juni | Islamologi : Jurnal Ilmiah Keagamaan
Publisher : CV. Maryam Sejahtera

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.68352/islam.v3i1.400

Abstract

Donasi digital, sebagai wujud kontemporer dari filantropi Islam, mengalami transformasi yang signifikan seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi digital, beralih dari praktik amal tatap muka menuju platform online dan media sosial. Fenomena ini tampak jelas dalam berbagai penggalangan dana untuk korban bencana di Aceh dan wilayah Sumatra yang mampu menjangkau partisipasi masyarakat luas dalam waktu singkat. Tulisan ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana donasi digital, yang dipahami dalam kerangka filantropi Islam, membentuk pola solidaritas sosial serta implikasinya dalam perspektif masyarakat jaringan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui studi literatur dan pengamatan terhadap kampanye donasi di Instagram. Hasil kajian menunjukkan bahwa donasi digital mempermudah partisipasi masyarakat dan memperluas jangkauan solidaritas, namun sekaligus menghadirkan dinamika baru dalam hubungan sosial. Dalam perspektif masyarakat jaringan Manuel Castells, praktik ini mencerminkan terbentuknya relasi sosial berbasis jaringan yang bergantung pada arus informasi dan kekuatan koneksi digital.