This Author published in this journals
All Journal Teknika
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Evaluasi Faktor yang Mendorong Dominasi Keterlibatan Manajemen Konstruksi pada Tahap Pelaksanaan Proyek Gedung Lila Anggraini; Sri Wanto; Hendra Masvika; Son Haji
Teknika Vol. 21 No. 1 (2026): Maret
Publisher : Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/teknika.v21i1.13878

Abstract

Manajemen Konstruksi (MK) secara konseptual memiliki peran strategis sejak tahap perencanaan proyek konstruksi sebagai wakil pemilik (owner’s representative). Namun, praktik di lapangan menunjukkan bahwa keterlibatan MK masih didominasi pada tahap pelaksanaan proyek. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi faktor-faktor yang mendorong dominasi keterlibatan MK pada tahap pelaksanaan serta mengkaji implikasinya terhadap efektivitas manajemen proyek konstruksi gedung. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif melalui survei kuesioner terhadap 23 responden yang terdiri atas owner, konsultan perencana, konsultan manajemen konstruksi, dan kontraktor di Kota Semarang. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dan Relative Importance Index (RII). Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan MK pada tahap pelaksanaan memiliki nilai mean tertinggi sebesar ±4,45 dengan RII ±0,89, yang dikategorikan sangat penting. Faktor utama yang mendorong dominasi tersebut adalah kebiasaan pemilik proyek, persepsi bahwa MK hanya dibutuhkan saat pelaksanaan, serta keterbatasan pemahaman terhadap peran strategis MK sejak tahap perencanaan. Meskipun keterlibatan MK pada tahap pelaksanaan berdampak positif terhadap pengendalian mutu, waktu, dan koordinasi, keterlambatan pelibatan MK menimbulkan kendala berupa lemahnya koordinasi awal dan ketidaksinkronan dokumen perencanaan dengan kondisi lapangan. Penelitian ini merekomendasikan reposisi peran MK agar dilibatkan secara aktif sejak tahap perencanaan guna meningkatkan efektivitas pengelolaan proyek konstruksi gedung.