Luisa Erica
Faculty of Art & Design, Universitas Multimedia Nusantara, Jl. Scientia Boulevard Gading, Tangerang, Banten 15810, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Bersama Lebih Kuat: Actor–Partner Interdependence Model pada Resiliensi Keluarga dan Kualitas Hidup Orang Tua dan Saudara Anak dengan Epilepsi Luisa Erica; Sri Redatin Retno Pudjiati
Jurnal Ilmu Keluarga dan Konsumen Vol. 19 No. 2 (2026): JURNAL ILMU KELUARGA DAN KONSUMEN 19.2
Publisher : Faculty of Social Science and Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24156/jikk.2026.19.2.68

Abstract

Tumbuh bersama anak dengan epilepsi memberikan tantangan emosional, finansial, struktural, dan manajemen waktu dalam keluarga yang berdampak pada kualitas hidup (quality of life [QoL]) orang tua dan saudara anak dengan epilepsi (SAE). Untuk membuktikan keterkaitan antara orang tua dan SAE, penelitian ini melihat hubungan interdependensi antara resiliensi keluarga dan QoL orang tua dan SAE menggunakan Actor–Partner Interdependence Model (APIM) dengan structural equation modeling (SEM). Model ini berfokus pada teori sistem keluarga (family systems theory) yang menyatakan bahwa setiap anggota keluarga memiliki hubungan interdependen dan saling memengaruhi. Dengan model ini, penelitian melihat hubungan diadik yang terbentuk antara orang tua dan SAE dan tidak hanya berfokus pada satu individu. Penelitian dilakukan terhadap 197 pasangan diadik menggunakan metode pengambilan sampel purposif dari komunitas epilepsi di Indonesia. Partisipan diadik memiliki rata-rata usia 42,84 tahun untuk orang tua dan 14,54 tahun untuk SAE. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan interdependen yang signifikan antara resiliensi keluarga dan QoL orang tua dan SAE (p < 0,05). Temuan ini menunjukkan bahwa resiliensi keluarga orang tua memengaruhi QoL SAE dan sebaliknya. Oleh karena itu, intervensi terkait resiliensi keluarga untuk meningkatkan QoL orang tua dan SAE dapat dilakukan pada tingkat keluarga secara menyeluruh.