Rahajeng Achyani
State University of Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Model Problem Based Learning dalam Meningkatkan Kemampuan Menyelesaikan Soal Cerita Materi Penjumlahan dan Pengurangan Kelas II Sekolah Dasar Rahajeng Achyani; Liza Natalia; Syahrani Wahyu Dewi; Arista Nufus Afifah; Wildani Syawaluddin Ashhabi; Trimurtini
Jurnal THEOREMS (The Original Research of Mathematics) Vol. 8 No. 2 (2024): Volume 8 Number 2 January 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/th.v8i2.7611

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi dampak penerapan Model Problem based learning terhadap peningkatan kemampuan menyelesaikan soal cerita pada materi penjumlahan dan pengurangan siswa kelas II SDN Ngaliyan 03. Pendahuluan menguraikan permasalahan yang dihadapi dalam pembelajaran matematika, khususnya kesulitan peserta didik dalam memahami dan menyelesaikan soal cerita. Tujuan penelitian adalah mengidentifikasi apakah Model Problem based learning dapat meningkatkan keterampilan peserta didik dalam menghadapi tantangan tersebut. Metode penelitian menggunakan desain studi kasus dan dijelaskan dengan kualitatif deskriptif dan kuantitatif. Teknik analisis datanya menggunakan hasil pre-test dan post-test yang dilakukan oleh siswa kelas II dengan hasil rata-rata pre-test adalah 69,2% dan hasil rata-rata post-test adalah 87,6%. Jumlah sampel terdiri dari 14 anak laki-laki dan 12 anak perempuan, sehingga berjumlah 26 peserta didik. Penelitian ini dilakukan pada tahun 2023. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan Model Problem based learning secara signifikan meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menyelesaikan soal cerita penjumlahan dan pengurangan. Kesimpulannya, Model Problem based learning efektif dalam meningkatkan keterampilan menyelesaikan soal cerita pada materi penjumlahan dan pengurangan untuk peserta didik kelas II Sekolah Dasar, hal ini dapat dilihat dari Presentase kenaikan rata-rata hasil pre-test dan post-test berada di angka 18,4 %, sehingga dapat diartikan pembelajaran melalui Problem based learning berdampak positif pada hasil belajar peserta didik kelas II sekolah dasar. Implikasi dari penelitian ini mencakup saran untuk menerapkan Problem based learning secara lebih luas dalam pembelajaran matematika, dengan harapan dapat meningkatkan minat dan prestasi belajar matematika di tingkat dasar.